Anak, adalah penyejuk mata. Ia cahaya yang menyala menerangi kegelapan malam, tangisnya memecah kesunyian panjang, menjadi harapan yang menguatkan ikatan hati ayah dan ibundanya. Ketika ia sakit, maka seakan kitalah yang sakit. Bahkan lebih dari itu.. seolah-olah ingin berteriak keangkasa; Ya Rabb, kenapa engkau tidak timpakan sakit ini kepadaku saja?
Padahal jika kita renungi, barangkali sebenarnya anak kita tidak merasakan kesempitan yang kita rasa. Dan memang secara logis demikian, coba fikirkan; ingatkah saat usia 1 tahun 7 bulan dulu kaki kanan kita pernah digigit nyamuk lalu ibu kita panik dan mengejar-ngejar nyamuk itu hingga nyamuk itu terbunuh. Kita tidak merasakan sakit itu, tapi ibu kita merasakan betul bagaimana digigit nyamuk. Begitupun dengan gangguan jin, sihir dan ain yang terjadi pada anak. Anak bayi kita tidak merasakan sakit, namun orang tuanyalah yang merasakannya. Anak kita gila, orang tuanya yang repot. Anak yang gila itu santai saja, karena memang setiap orang gila itu tidak sadar bahwa dirinya gila. Namanya juga gila!
Jadi, sakitnya anak sangat erat kaitannya dengan psikologis orangtua. Dalam gangguan jin pun, demikian. Jika anak diganggu jin maka ayah dan bundanya pun harus diteraphy dengan porsi yang sama. Saat ayahanda atau ibunya sembuh, maka perlahan anaknya akan sembuh.
# Tehnik Meruqyah Anak-Anak
Pertama, seseorang diklasifikasikan anak-anak itu pada usia 2-9 tahun sementara masa sebelumnya disebut bayi dan setelahnya adalah remaja menuju dewasa. Oleh karenanya saya akan rinci pembahasan tekhnis ini menjadi tiga bahasan; meruqyah bayi, meruqyah anak dan meruqyah remaja.
1. Meruqyah Bayi (0-2 tahun).
Pastikan ayah dan bundanya tidak menyimpan benda-benda yang menjadi rumah syaitan dan generator kekuatan syaitan semisal azimat, isim, wifiq, batu, keris, pusaka warisan keturunan, amalan dan lain-lain.
– PERSIAPAN: Lakukan persiapan sebelum ruqyah, semisal; wudhu, shalat 2 rakaat, baca ayat kursi untuk melindungi ruangan dan al Falaq an Nass sebagai proteksi jiwa.
– DOA: Baca do’a perlindungan dan ruqyah untuk anak sebagaimana Nabi sholallahu alaiyhi wa salam lakukan mengambil berkah sunnahnya. Caranya sederhan, letakan telapak tangan kanan didadanya dan bacakan;
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Artinya; “Ya Allah Tuhan pemelihara manusia. Hilangkan penyakit, sembuhkanlah! Hanya Engkau yang bisa menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan satu penyakit pun”
Kemudian letakan tangan di dadanya dan bacakan;
أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ
Artinya; “Aku lindungi kalian berdua, dengan kalimat Allah yang sempurna dari seluruh gangguan syaitan, bisa/racun binatang dan pandangan mata hasad”.
Ini do’a khusus untuk anak, dalam teks diatas untuk dua anak. Untuk 1 anak laki-laki maka ucapkan; “U’idzuka…” dan untuk 1 anak perempuan ucapkan lahfadz “U’idzuki…” untuk banyak anak; “U’idzukum…”
– AYAT RUQYAH: Selanjutnya dekap bayi dengan penuh keyakinan dan kasih sayang [letakan tangan dipunggung, atau ditempat yang nyaman] dan mulai bacakan ayat-ayat ruqyah group pertama [Al Fatihah, Al Baqarah 1-4, 163-164, 255-257, 284-286]. Lalu hentikan dan perhatikan kondisi bayi…
– TEHNIK EKSEKUSI: Jika tangisannya semakin kuat maka letakkan tangan didahinya dan saya rekomendasikan surah Al Mulk 1-13. Jika masih menangis, ulang-ulang bagian 3 dan 4 untuk menetralisir Ain. Bisa juga menambahkan surah al Hasyr 21-24 untuk penghancuran penyakit. Jika ia kenas sihir, tambahkan surah Al A’raaf 117-122, Taha 69 dan Yunus 81-82 atau ayat-ayat lain dalam alQur’an yang berkaitan dengan sihir.
– Jika tangisannya sudah menenang. Longgarkan, atau ganti posisi atau cara kita memegangnya lalu bacakan surah Al Fajr 1-30. Atau jika tidak hafal, atau merasa berat baca 27-30 saja, ulang 3 kali untuk memanggil jiwanya kembali.
– CLOSING: Tutup dengan membacakan Al Ikhlas, al Falaq, dan An Nass masing-masing 3x. Tiup dan usapkan keseluruh tubuhnya.
– AIR RUQYAH: Ambil segelas air putih, dan bacakan kepadanya Al Fatihah, Ayat Kursi, Al Kaafirun, al Falaq dan An Nas tiupkan dan do’akan agar jadi penenenang jiwanya, melapangkan dadanya, mengobati penyakitnya, membatalkan sihirnya dan meracun jinnya. Minumkan [boleh ditambah madu, atau menggunakan air zamzam murni lebih baik], dan usapkan kewajahnya [lebih afdhal mandikan, boleh ditambah air hangat].
# Sunnah Dalam Meruqyah Anak.
Sunnah untuk meniup kepada mulut bayi, untuk melaknat syaitannya dan mengalirkan berkah al Qur’an kepadanya. Tiupkan selama 3 hingga 7 kali selama pembacaan group ayat diatas.
# Durasi Teraphy Ruqyah Bayi.
Ucapkan hamdalah ketika ia kembali sehat sebagaimana biasanya. Pujilah Allah azza wa jalla karena tidak ada satu pun kesembuhan kecuali karena atas izin-Nya. Biasanya, durasi teraphy ruqyah untuk anak ini 15 hingga 20 menit saja. Jadi batasi diri kita dalam membacakan ayat, lakukan teraphy sekitar 15 hingga 20 menit saja.
#Tips & Trik Tambahan dalam Meruqyah Bayi.
– Usapkan telapak tangan kita dari dada hingga kaki dan juga tiup pada dahi, wajah, kepala dan dada.
– Kesampingkan perasaan, lakukan sesuai tuntunan. Syaitan biasanya membisiki ayah-ibunya (menambah rasa iba/kasihan kepada buah hatinya) dan menghentikan ruqyah karena tangisan anak semakin kencang. Tipsnya; lakukan teraphi minimal 15 menit, maksimal 20 menit.
– Jika belum sembuh, lanjutkan pencarian benda-benda dan amalan yang menghalangi kesembuhannya. Renungkan tentang dosa-dosa yang menghijab do’a kita hingga tidak tembus kelangit.
– Jika belum sembuh ruqyah di pagi hari, maka lakukan ruqyah di sore hari atau malamnya. Atau esoknya, hingga Allah ridho dengan kesembuhannya.
– Harta haram yang ia makan, adalah salahsatu hal yang membuat anak kita nakal-bebal dan pembantah.
2. Meruqyah Anak-Anak [Usia 2-9 tahun]
Anak-anak relatif lebih sulit daripada bayi, dan tentunya jauh lebih mudah dari remaja dan seterusnya. Meruqyah bayi kita hanya butuh pengetahuan, niat yang kuat, iman dan keteguhan hati (konsisten) dalam melakukan sesuai tuntunan dan mengesampingkan perasaan kasihan dengan tangisannya. Namun meruqyah Anak-anak [usia 2-9thn] ini ada tantangan lain, karena mereka sudah bertenaga. Dan…
Anak-anak yang dikuasa syaitan tenaganya berlipat-lipat lebih kuat, selain itu emosinya mulai berkembang sesuai fitrahnya. Mereka bisa dongkol, marah, dendam, trauma bahkan menolak ruqyah itu sendiri. Sehingga kita harus cerdas dalam mempengaruhi fikiran dan melunakan qalbunya.
BAGAIMANA MERUQYAH ANAK?
Ruqyah Syariyyah merupakan tehnik pengobatan yang umum, sementara penyakit adalah something personal (sesuatu yang pribadi). Jadi, tentu ada perbedaan dalam setiap ruqyah untuk setiap pribadi yang berbeda meski secara umum tehnik ruqyah itu sama saja.
Berikut adalah beberapa tahapan dan bimbingan dalam meruqyah Anak-anak:
Sebelum pembacaan ayat-ayat ruqyah dimulai, fahamkan dan libatkan ia dalam proses persiapan hingga tahapan teraphy mandirinya nanti. Gunakan kata-kata yang persuasif dan menarik mereka. Misalkan “Ade, kaka do’ain ya agar sakitnya sembuh” jangan gunakan kalimat; “Anak kecil, sini ruqyah supaya syaitannya pergi dari tubuhmu”.
Jika perlu, mintalah maaf atas sikap kita selama ini barangkali membuat ia trauma selama ini [secara tidak kita sadari]. Beritahukan, bahwa kita sedang berupaya mengobati dan mengangkat masalahnya. Anak suka dihargai, masalah dan perasaan mereka tidak jauh dari cara kita menyayanginya dan perlakuan lingkungan pendidikannya dan tempat ia bermain.
1. Lakukan hal yang sama, pada tahap persiapan, do’a, closing, air ruqyah sebagaimana meruqyah bayi diatas.
Tambahannya, lakukan shalat taubat [ayah dan ibunya] atas kemungkinan dosa syirik atau dosa besar lainnya yang dilakukan dimasa lalu sehingga melahirkan kesulitan ini.
2. Ayat-Ayat ruqyah yang dibacakan adalah ayat-ayat ruqyah lengkap: Al Fatihah, Albaqarah: 1-4, 163, 255 dan 284-286, Ali Imran 18, Al A’raaf: 54, Al Mukminun: 116, Al Jin 3, Ash Shaffaat 1-10, Al Hasyr 22-24, Al Ikhlash, – Al Falaq dan – An Naas..
3. Durasi, sekitar 30 menit atau jangan lebih dari 45 menit.
4. Tehnik tambahan; sentuhkan telapak tangan pada dadanya dan tangan kiri pada pundak/tengkuk/leher atas. Jika ia dibawah lima tahun, cukup sentuh di dadanya [dekap dari belakang, atau sesuai kondisi nyamannya]
Untuk eksekusi atau upaya melakukan pengeluaran jin dari tubuhnya [saat tubuhnya mulai bergetar, menangis dll], lakukan tepukan ringan pada dada, punggung dan pundaknya sambil berkata; ‘Ukhruj Ya ‘Aduwallah’, artinya; ‘Keluarlah kamu wahai musuh Allah!’
Jika anak keraksukan, kondisi tidak sadar, berguncang, berubah menyerupai binatang, mengaum, guling-guling, kejang dan lain-lain maka lakukan pengusiran dengan lebih tegas lagi (menepuk lebih keras dan menghardik dengan kalimah diatas).
5. Jika tidak sadar lebih dari 1 jam, buatkan air ruqyah dan cipratkan atau siram kewajahnya.
6. Kenalkan, ajak ia belajar, memahami dan mengamalkan dzikir pagi dan petang bersama ayah dan ibunya. Jangan beri akses bebas di internet, batasi games, music, televisi dan awasi pergaulannya.
7. Berikan lingkungan yang kondusif [sekolah sunnah, pondok moderen, atau setidaknya kenalkan kepada kursus/sekolah/tahfidz Al Qur’an] agar memiliki kekuatan untuk melawan syaitan yang menguasainya.....
3. Meruqyah Remaja [10-17 tahun] Meruqyah remaja,
sebenarnya sama dengan meruqyah orang dewasa secara umum. Namun, berhati-hatilah dalam menyikapi reaksinya, jika ia keraksukan. Karena anak usia remaja sangat-sangat-sangat labil. Sehingga syaitan akan menguasai ia secara total. Berikut ini saran dan beberapa tuntunan untuk memudahkan/akselerasi kesembuhannya:
1. Persiapan: lakukan hal yang sama pada tahap persiapan, do’a, closing, air ruqyah sebagaimana meruqyah anak diatas.
2. Kenali sebab gangguan. Libatkan anak untuk melakukan shalat taubat [ayah, ibu dan juga anaknya]. Sebab mungkin saja remaja sudah melakukan dosa syirik atau dosa besar lainnya yang dilakukan dimasa lalu sehingga melahirkan kesulitan ini. Anak bisa saja melakukan kesyirikan, meski itu tidak sampai syirkul akbar karena ketidak tahuannya semisal; melakukan ramalan (baca fikiran temannya), menggunakan indra ke-enamnya (sixth-sence), indigo, bisa mengobati dengan bantuan syaitan, belajar tenaga dalam dalam, kebatinan, pernafasan di extrakurikuler disekolahnya..
Anak remaja juga bisa melakukan dosa-dosa besar, semisal durhaka pada orangtua, mencuri, meminum khamar, berjudi, berzina, dll. Catatan; khusus untuk dosa durhaka pada orang tua, si anak wajib minta maaf dan ayah-ibu harus meridhokannya untuk membantu kesembuhan anaknya.
3. Ayat-Ayat ruqyah yang dibacakan adalah ayat-ayat ruqyah lengkap [lihat point sebelumnya] disertai beberapa tambahan yang diperlukan. Ini opsional, tetap yang terbaik adalah menggunakan ayat-ayat yang disunahkan. Jika koleksi ayat-ayatnya kurang, bisa ulang 2 hingga 3 putaran.
4. Durasi, sekitar 45 menit hingga 1 jam atau sesuai kondisi.
5. Tehnik tambahan: untuk eksekusi, sama seperti orang dewasa. Selengkapnya ikuti pelatihan ruqyah syariyyah, di kota terdekat.
6. Kenalkan, ajak ia belajar, memahami dan mengamalkan dzikir pagi dan petang secara istiqomah. Perintahkan ia untuk menegapkan shalat, memutuskan pacarnya, menjauhi berbagai bentuk zina, buang perangkat gamesnya. jauhkan dari music, televisi dan awasi teman-teman dan pergaulannya.
7. Jika bayi itu kuncup putik pada bunga, maka anak-anak itu adalah rekahan bunga dan anak remaja ini adalah buah yang baru saja terbentuk. Kita tidak bisa mengubahnya tiba-tiba, kita tidak bisa sekedar mendorong atau menuntunnya; namun kita harus mendekapnya hingga ia terbentuk sesuai dengan harapan. Qalbu itu bagaikan akar, dan jasad ini adalah batang pohonnya. Jika akarnya kuat maka batangnya pun kokoh, rantingnya lebat, dunnya rimbun bunganye bermekaran, buahnya ranum dan bijinya pun unggul. Dari sana akan terlahir generasi emas yang akan mengembalikan Islam pada kejayaannya. Semoga berguna, ikhwah. Catat, cetak dan atau shared catatan ini agar jadi ilmu dan senjata jika suatu saat memerlukannya. Jika, anak kita saat ini sakit. Maka, ingat. Itu adalah amanah dari Allah, buktikanlah tutorial ini dan beritahu saya kabar baiknya..
Wallahu Ta’ala ‘Alam.
BACAAN RUQYAH SYAR'I
BACAAN AYAT DAN DO'A-DO'A DALAM MERUQYAH
AYAT DAN DO'A DALAM PENYEMBUHAN ATAU THERAPY QURANI YANG SERING DIGUNAKAN DAN TELAH TERUJI DALAM METODE "QURANIC HEALING TECHNOLOGY", ini merupakan bocoran dari draft Asli buku Quranic Healing ustad Perdana Akhmad S.Psi semoga bermanfaat untuk menebas sihir-sihir bahkan sebelum buku ini terbit dan memusnahkan berbagai bentuk gangguan sihir dan kegelisahan ummat. Insya Allah sedang disinergikan dengan buku Rehab Hati Session 2 dengan tajuk "Therapi Qurani RehabHati".
Ayat Ayat Al Quran
1. Ayat ruqyah “Sapu Jagad “ dasar/umum/standar (ayat ini harus ada dalam setiap ruqyah baik untuk penyakit medis maupun non medis/ghoib juga pelengkap disemua tehnik ruqyah)
• Al-fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al Falaq, An-Nas
Ayat-ayat lainnya adalah :” Surat Al Baqarah : 1-5, 102-103, 284-286. Al-Imran ayat (18-19 ), Al-A'Araf (ayat 54-56 ), Al-A'Araf (ayat 117-122 ), Yunus (ayat 81-82 ), Taha (ayat 69 ), Al-Mukminin (ayat 115-118 ), As-Shaffat (ayat 1-10 ), Al-Ahqaf (ayat 29-32 ), Ar-Rahman (: ayat 33-36 ), Al-Hasyr ( ayat 21-24 ), Al-Jin (ayat 1-9)
2. Ayat Untuk Azab ( menyiksa, membakar, menghancurkan , membunuh jin)
• Surat An Nisa’ : 56
• Al-Ankabuut :57
Ayat lainnya adalah : Al-Baqarah (ayat 206 ), An-Nisa' (ayat 166-169 ), Al-Maidah (ayat 33-37 ), Al-Anfal (ayat 9-14 ), Al-Hijr (ayat 16-18 ), Al-Isra' (ayat 110-111 ), Al-Anbiya' (ayat 70 ), As-Saffat (ayat 1-10 ), Ad-Dukhan (ayat 43-50 ), Al-Jathiya (ayat 7-11 ), Al-Ahqaf (ayat 29-34 ), Ar-Rahman (ayat 32-44 ), Al-Haqqah (ayat 25-37 ), Al-Buruj (ayat 1-22 ), Al-A'la (ayat 1-19 ), Az-Zalzalah (ayat 1-8 ), An-Nasr (ayat 1-3 )
3. Ayat Untuk Pembatal sihir, ( melepas dan menawarkan kekuatan sihir)
• Surat Yunus : 81 – 82
Ayat lainnya adalah : Surat Al A’raf : 117-122, Surat Thaha : 69-70, Al-Furqan (ayat 32 ), Anbiya' (ayat 70 ), An-Nur (ayat 39 ), Al-Isra' (ayat 81 ), Fussilat ayat 42 ), Fatir ayat 10 ), Anbiya' (ayat 18 ), Al-A'raf (ayat 18 ), Kahfi (: ayat 98 ), Taha (ayat 69 )
4. Ayat Untuk Asy syifa, (khusus penyembuhan dan pemulihan)
• Surat Al Isra’ ayat 82
• Fushshilat ayat 44
Ayat lainnya : At-Taubah ( surah 9 : ayat 14-15 , Yunus ( surah 10 : ayat 57 ), An-Nahl ( surah 16 : ayat 67-69, Ash-Syu'ara ( surah 26 : ayat 75-80 )
5. Ayat dan doa ruqyah khusus ( untuk berbagai keperluan/tehnik khusus)
a. Ayat Untuk Pelempar (untuk membuang penyakit atau menargetkan energi ruqyah kesasaran tertentu)
• Al-anfaal ayat 17
• Alfatihah ayat 6
b. Ayat Untuk Penghancur (membuka shied, menghancurkan kekuatan penyakit)
• Al-Hasyr 21
Ayat lainnya adalah : Al-waqiyah 56, fathir ayat 10, kahfi 98
c. Ayat Untuk Penarik (penyakit, kotoran dan benda sihir, jin dll)
• Almu’minuun 115
• Al-Baqarah 148:
d. Ayat Untuk Pendinding (membentengi lokasi yang sudah disembuhkan, melindungi tubuh dll)
• Surat Yasin ayat 9
Ayat lainnya : al-isra’ 45, al kahfi 94-95, al mu’minuun 100, al-furqaan 53, fushilat 5, al hadid 13
e. Ayat Penakluk
• An-Naml ayat 30-31
f. Ayat Untuk Pukulan (digunakan ketika menepuk/ memukul tubuh pasien)
• Al-Nahl 126 :
• As-Syuara 130
• Al-Anfaal 50
Doa-Doa Tuntunan Rasulullah SAW
1. Doa meminta pertolongan dan kekuatan
حَسْبُنَااللهُ وَنِعْمَ الْوَ كِيْلُ،نِعْمَ الْمَوُلَىوَنِعْمَ النَّصِيْرُ
Hasbunallah wani’mal wakiyl, nikmal maula wani’mannasiyr
“Cukuplah Allah bagi kami dan dia sebaik-baik pemimpin, sebaik-baik pelindung, sebaik penolong.”
بِسْمِ اللهِ الَّذِ يْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْ ءٌ فِي ْالأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَا ءِ وَهُوَالسَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ
Bismillahilladziy la yadhurru ma’asmihi syai’un fil’ardhi walaa fissama’i wahuwassamiy’ul ‘aliym
“Dengan nama Allah Yang karena bersama nama-Nya tidak ada sesuatu apapun dilangit atau di bumi mampu mendatangkan bahaya, dan Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
نَعُوْذُ بِكَلِمَا تِ اللهِ التَّا مَّا تِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
Na’uwdzu bikalimaatillahit tammaati min syarrimaa kholaqo
“Kami berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan”.
2. Doa syifa (untuk penyakit fisik, psikis, gangguan jin dan sihir)
نَسْأَلُ اللهَ اْلعَظِيْمَ رَبَّ اْلعَرْ شِ اْلعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكُمْ
Nas’alullahal ‘adziyma robbal ‘arsyil ‘adziymi ‘an yasyfiyakum
“Kami memohon kepada Allah yang Maha Agung, Pemilik singgasana yang agung, semoga Dia menyembuhkan kamu sekalian.”
اَللَّهُمَّ أَذْهِبِ اْلبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اِشْفِ وَ أَنْتَ ا لشَّا فِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّشِفَا ؤُكَ شِفَاءًلاَ يُغَادِرُسَقَمًا
Allahumaa ‘adzhibil ba’sa robbannas, isyfi wa ‘antasyafiy laa syifaa’a ‘illa syifaa ‘uka syifaa’anlaa yughoodiru saqomaa
“Ya Allah, hilangkan penyakit ini, wahai Penguasa seluruh manusia, sembuhkanlah ! Engkaulah yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan kesembuhan sempurna tanpa meninggalkan rasa sakit.”
بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ،نَعُوْذُ بِعِزَّةِاللهِ وَ قُدْ رَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا نَجِدُوَنُحَاذِرُ
Bismillahi (3x), na’uwdzu bi’izzatillahi waqudrotihi min syarrimaa najidu wa nuhaadziru
“Dengan nama Allah, dengan Nama Allah, dengan nama Allah, kami berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan yang kau hadapi dan kami hindari”.
3. Doa Penyiksa
Allahumma Inna Naj’aluka Fi Nuhurihim, Wa Na’udzubika min Syururihim
“Ya Allah, sesungguhnya aku menjadikan Engkau di leher mereka (agar kekuatan mereka tidak berdaya) dan aku berlindung dari keburukan mereka.“
Demikian, semoga Allah memberkati ust Perdana Akhmad dengan keberkahan ilmu, ketenangan dunia akhirat dan keridhaan Allah azza wa jalla di hari yang abadi nanti.
AYAT DAN DO'A DALAM PENYEMBUHAN ATAU THERAPY QURANI YANG SERING DIGUNAKAN DAN TELAH TERUJI DALAM METODE "QURANIC HEALING TECHNOLOGY", ini merupakan bocoran dari draft Asli buku Quranic Healing ustad Perdana Akhmad S.Psi semoga bermanfaat untuk menebas sihir-sihir bahkan sebelum buku ini terbit dan memusnahkan berbagai bentuk gangguan sihir dan kegelisahan ummat. Insya Allah sedang disinergikan dengan buku Rehab Hati Session 2 dengan tajuk "Therapi Qurani RehabHati".
Ayat Ayat Al Quran
1. Ayat ruqyah “Sapu Jagad “ dasar/umum/standar (ayat ini harus ada dalam setiap ruqyah baik untuk penyakit medis maupun non medis/ghoib juga pelengkap disemua tehnik ruqyah)
• Al-fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al Falaq, An-Nas
Ayat-ayat lainnya adalah :” Surat Al Baqarah : 1-5, 102-103, 284-286. Al-Imran ayat (18-19 ), Al-A'Araf (ayat 54-56 ), Al-A'Araf (ayat 117-122 ), Yunus (ayat 81-82 ), Taha (ayat 69 ), Al-Mukminin (ayat 115-118 ), As-Shaffat (ayat 1-10 ), Al-Ahqaf (ayat 29-32 ), Ar-Rahman (: ayat 33-36 ), Al-Hasyr ( ayat 21-24 ), Al-Jin (ayat 1-9)
2. Ayat Untuk Azab ( menyiksa, membakar, menghancurkan , membunuh jin)
• Surat An Nisa’ : 56
• Al-Ankabuut :57
Ayat lainnya adalah : Al-Baqarah (ayat 206 ), An-Nisa' (ayat 166-169 ), Al-Maidah (ayat 33-37 ), Al-Anfal (ayat 9-14 ), Al-Hijr (ayat 16-18 ), Al-Isra' (ayat 110-111 ), Al-Anbiya' (ayat 70 ), As-Saffat (ayat 1-10 ), Ad-Dukhan (ayat 43-50 ), Al-Jathiya (ayat 7-11 ), Al-Ahqaf (ayat 29-34 ), Ar-Rahman (ayat 32-44 ), Al-Haqqah (ayat 25-37 ), Al-Buruj (ayat 1-22 ), Al-A'la (ayat 1-19 ), Az-Zalzalah (ayat 1-8 ), An-Nasr (ayat 1-3 )
3. Ayat Untuk Pembatal sihir, ( melepas dan menawarkan kekuatan sihir)
• Surat Yunus : 81 – 82
Ayat lainnya adalah : Surat Al A’raf : 117-122, Surat Thaha : 69-70, Al-Furqan (ayat 32 ), Anbiya' (ayat 70 ), An-Nur (ayat 39 ), Al-Isra' (ayat 81 ), Fussilat ayat 42 ), Fatir ayat 10 ), Anbiya' (ayat 18 ), Al-A'raf (ayat 18 ), Kahfi (: ayat 98 ), Taha (ayat 69 )
4. Ayat Untuk Asy syifa, (khusus penyembuhan dan pemulihan)
• Surat Al Isra’ ayat 82
• Fushshilat ayat 44
Ayat lainnya : At-Taubah ( surah 9 : ayat 14-15 , Yunus ( surah 10 : ayat 57 ), An-Nahl ( surah 16 : ayat 67-69, Ash-Syu'ara ( surah 26 : ayat 75-80 )
5. Ayat dan doa ruqyah khusus ( untuk berbagai keperluan/tehnik khusus)
a. Ayat Untuk Pelempar (untuk membuang penyakit atau menargetkan energi ruqyah kesasaran tertentu)
• Al-anfaal ayat 17
• Alfatihah ayat 6
b. Ayat Untuk Penghancur (membuka shied, menghancurkan kekuatan penyakit)
• Al-Hasyr 21
Ayat lainnya adalah : Al-waqiyah 56, fathir ayat 10, kahfi 98
c. Ayat Untuk Penarik (penyakit, kotoran dan benda sihir, jin dll)
• Almu’minuun 115
• Al-Baqarah 148:
d. Ayat Untuk Pendinding (membentengi lokasi yang sudah disembuhkan, melindungi tubuh dll)
• Surat Yasin ayat 9
Ayat lainnya : al-isra’ 45, al kahfi 94-95, al mu’minuun 100, al-furqaan 53, fushilat 5, al hadid 13
e. Ayat Penakluk
• An-Naml ayat 30-31
f. Ayat Untuk Pukulan (digunakan ketika menepuk/ memukul tubuh pasien)
• Al-Nahl 126 :
• As-Syuara 130
• Al-Anfaal 50
Doa-Doa Tuntunan Rasulullah SAW
1. Doa meminta pertolongan dan kekuatan
حَسْبُنَااللهُ وَنِعْمَ الْوَ كِيْلُ،نِعْمَ الْمَوُلَىوَنِعْمَ النَّصِيْرُ
Hasbunallah wani’mal wakiyl, nikmal maula wani’mannasiyr
“Cukuplah Allah bagi kami dan dia sebaik-baik pemimpin, sebaik-baik pelindung, sebaik penolong.”
بِسْمِ اللهِ الَّذِ يْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْ ءٌ فِي ْالأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَا ءِ وَهُوَالسَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ
Bismillahilladziy la yadhurru ma’asmihi syai’un fil’ardhi walaa fissama’i wahuwassamiy’ul ‘aliym
“Dengan nama Allah Yang karena bersama nama-Nya tidak ada sesuatu apapun dilangit atau di bumi mampu mendatangkan bahaya, dan Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
نَعُوْذُ بِكَلِمَا تِ اللهِ التَّا مَّا تِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
Na’uwdzu bikalimaatillahit tammaati min syarrimaa kholaqo
“Kami berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan”.
2. Doa syifa (untuk penyakit fisik, psikis, gangguan jin dan sihir)
نَسْأَلُ اللهَ اْلعَظِيْمَ رَبَّ اْلعَرْ شِ اْلعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكُمْ
Nas’alullahal ‘adziyma robbal ‘arsyil ‘adziymi ‘an yasyfiyakum
“Kami memohon kepada Allah yang Maha Agung, Pemilik singgasana yang agung, semoga Dia menyembuhkan kamu sekalian.”
اَللَّهُمَّ أَذْهِبِ اْلبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اِشْفِ وَ أَنْتَ ا لشَّا فِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّشِفَا ؤُكَ شِفَاءًلاَ يُغَادِرُسَقَمًا
Allahumaa ‘adzhibil ba’sa robbannas, isyfi wa ‘antasyafiy laa syifaa’a ‘illa syifaa ‘uka syifaa’anlaa yughoodiru saqomaa
“Ya Allah, hilangkan penyakit ini, wahai Penguasa seluruh manusia, sembuhkanlah ! Engkaulah yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan kesembuhan sempurna tanpa meninggalkan rasa sakit.”
بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ،نَعُوْذُ بِعِزَّةِاللهِ وَ قُدْ رَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا نَجِدُوَنُحَاذِرُ
Bismillahi (3x), na’uwdzu bi’izzatillahi waqudrotihi min syarrimaa najidu wa nuhaadziru
“Dengan nama Allah, dengan Nama Allah, dengan nama Allah, kami berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan yang kau hadapi dan kami hindari”.
3. Doa Penyiksa
Allahumma Inna Naj’aluka Fi Nuhurihim, Wa Na’udzubika min Syururihim
“Ya Allah, sesungguhnya aku menjadikan Engkau di leher mereka (agar kekuatan mereka tidak berdaya) dan aku berlindung dari keburukan mereka.“
Demikian, semoga Allah memberkati ust Perdana Akhmad dengan keberkahan ilmu, ketenangan dunia akhirat dan keridhaan Allah azza wa jalla di hari yang abadi nanti.
Kekecewaan dan penderitaan dapat mengubah orang biasa menjadi orang luar biasa
Artikel ini saya sadur ulang dari sebuah buku, dimana saya lupa judulnya.
Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek. “Anakku,” kata sang ibu sambil bercucuran air mata, “Tuhan tidak memberikan pada kita, bangsa kerang, sebuah tangan pun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu.”
Si ibu terdiam, sejenak, “Sakit sekali, aku tahu anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi. Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat”, kata ibunya dengan sendu dan lembut.
Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakit bukan alang kepalang. Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukan nasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya. Tetapi tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun makin berkurang. Dan semakin lama mutiaranya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebih wajar.
Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna. Penderitaannya berubah menjadi mutiara, air matanya berubah menjadi sangat berharga. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan.
Cerita di atas adalah sebuah paradigma yang menjelaskan bahwa penderitaan adalah lorong transendental untuk menjadikan “kerang biasa” menjadi “kerang luar biasa”. Karena itu dapat dipertegas bahwa kekecewaan dan penderitaan dapat mengubah “orang biasa” menjadi “orang luar biasa”.
Banyak orang yang mundur saat berada di lorong transendental tersebut, karena mereka tidak tahan dengan cobaan yang mereka alami. Ada dua pilihan sebenarnya yang bisa mereka masuki: menjadi ’kerang biasa’ yang disantap orang, atau menjadi `kerang yang menghasilkan mutiara’.
Sayangnya, lebih banyak orang yang mengambil pilihan pertama, sehingga tidak mengherankan bila jumlah orang yang sukses lebih sedikit dari orang yang `biasa-biasa saja’.
Sayangnya, lebih banyak orang yang mengambil pilihan pertama, sehingga tidak mengherankan bila jumlah orang yang sukses lebih sedikit dari orang yang `biasa-biasa saja’.
Mungkin saat ini kita sedang mengalami penolakan, kekecewaan, patah hati, atau terluka. Cobalah untuk tetap tersenyum dan tetap berjalan di lorong tersebut, dan katakan dalam hatimu “Air mata ku diperhitungkan Tuhan dan penderitaanku ini akan mengubah diriku menjadi mutiara!
Hukum Sebab dan Akibat
Artiel ini saya buat sebagai motivasi untuk kita, terutama yang mengikuti Metode Dana Hibah Alternatif agar tak terpancing dengan cara cara instan yang justru menyesatkan.
Saya rasa anda semua sudah pernah atau bahkan sering mendengar apa yang namanya hukum sebab akibat, hukum sebab akibat ini kurang lebih bermakna segala sesuatu yang terjadi pasti disebabkan oleh suatu hal. kalau kita aplikasikan kedalam kehidupan kita, berarti, apa yang sedang kita alami sekarang merupakan hasil dari apa yang telah kita lakukan di masa lalu. begitu juga, apa yang sedang kita lakukan hari ini, tentu akan mempengaruhi apa yang akan kita alami dimassa yang akan datang.
Hukum sebab akibat memang kelihatannya merupakan hukum alam yang sangat sederhana. namun dibalik kesederhanaannya itu, tahukah anda semua, jika kita "Melanggar" Hukum sebab akibat, kita akan merasakan kepahitan dan kekecewaan yang luar biasa, yang saya maksud "Melanggar" ddalam hal ini mengabaikan atau tidak mempedulikan.
Hukum sebab akibat sebenarnya bisa kita jadikan sebagai pedoman, dalam kita melangkah meraih kesuksesan dan kebahagiaan hidup kita masing masing. begini sederhananya : jika kita menginginkan kebahagiaan dan kesuksesan, mulailah berhitung, berapa banyak kah tindakan atau langkah yang kita ambil setiap hari yang mengarah kepada pencapaian kebahagiaan dan kesuksesan tersebut. karena sudah sangat jelas, berdasar hukum sebab akibat, ini akan sangat mempengaruhi cepat lambatnya atau besar kecilnya kesuksesan atau kebahagiaan yang akan kita raih.
Namun dalam hal memahami Hukum sebab akibat, sebagai pedoman kita dalam meraih kesuksesan dan kebahagiaan, perlulah kiranya kita sadari bahwa ada jarak waktu antara sebab dan akibat. biasanya jarak waktu disini sering disebut sebagai proses, kita biasanya terkadang lupa akan proses ini, atau terkadang kita tidak bersabar untuk melewati proses ini. sehingga ketika masalah datang mencoba menghalangi langkah kita, motivasi kita untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan hilang. kecenderungan pemikiran kita beralih ke jalan pintas dan instant yang terkadang menjerumuskan kita kedalam kesengsaraan. kita kemudian merasa khawatir atau putus asa, kita tak pernah sadar bahwa sebenarnya masalah yang kita hadapi itu merupakan bagian dari proses dalam meraih kebahagiaan hidup.
Ingat dan renungkan, bahwa untuk meraih kesuksesan hidup tidaklah semudah kita membicarakannya, disana akan ada perjuangan, pengorbanan, kepahitan, kesedihan, tetes air mata.... Namun, anda harus tetap memiliki harapan baik, bahwa kesuksesan hidup bukanlah hal yang mustahil untuk diraih.
dan percayalah, ketika kesuksesan hidup sudah kita raih. luka-luka yang pernah kita alami selama proses untuk mencapai kebahagiaan itu akan hilang, bahkan luka-luka dari proses itu akan menjadi kenangan manis yang mungkin bisa jadi akan membuat kita tersenyum ketika kita mengingatnya. dan juga mungkin bisa menyempurnakan kebahagiaan dari kesuksesan hidup yang sudah ada dalam genggaman.
Jadi, berfokuslah, arahkan tindakan, langkah dan energi kita pada kesuksesan dan kebahagiaan hidup yang ingin kita raih. jangan pernah takut dengan proses yang akan kita jalani, hadapilah setiap masalah, berlakulah seperti seorang prajurit yang gagah berani yang siap maju ke medan pertempuran, dan ketika kita terjatuh, katakanlah pada diri kita,"ini adalah hal yang sangat biasa" dan satu hal lagi, janganlah pernah kita melupakan Tuhan "Allah SWT" dalam setiap usaha kita, berdoalah, mohon petunjuk kepada-Nya. sebab Dialah yang maha mengetahui.
Ketika kita sudah membentuk 'Sebab' diatas, tentulah sudah dapat kita perkirakan 'Akibat' apa yang akan kita terima nantinya. dengan kata lain, kita sudah dapat memperkirakan kesuksesan hidup seerti apa yang akan kita raih.
Demikianlah artikel kali ini. semoga bisa memberikan manfaat yang positif untuk anda.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.imc
Saya rasa anda semua sudah pernah atau bahkan sering mendengar apa yang namanya hukum sebab akibat, hukum sebab akibat ini kurang lebih bermakna segala sesuatu yang terjadi pasti disebabkan oleh suatu hal. kalau kita aplikasikan kedalam kehidupan kita, berarti, apa yang sedang kita alami sekarang merupakan hasil dari apa yang telah kita lakukan di masa lalu. begitu juga, apa yang sedang kita lakukan hari ini, tentu akan mempengaruhi apa yang akan kita alami dimassa yang akan datang.
Hukum sebab akibat memang kelihatannya merupakan hukum alam yang sangat sederhana. namun dibalik kesederhanaannya itu, tahukah anda semua, jika kita "Melanggar" Hukum sebab akibat, kita akan merasakan kepahitan dan kekecewaan yang luar biasa, yang saya maksud "Melanggar" ddalam hal ini mengabaikan atau tidak mempedulikan.
Hukum sebab akibat sebenarnya bisa kita jadikan sebagai pedoman, dalam kita melangkah meraih kesuksesan dan kebahagiaan hidup kita masing masing. begini sederhananya : jika kita menginginkan kebahagiaan dan kesuksesan, mulailah berhitung, berapa banyak kah tindakan atau langkah yang kita ambil setiap hari yang mengarah kepada pencapaian kebahagiaan dan kesuksesan tersebut. karena sudah sangat jelas, berdasar hukum sebab akibat, ini akan sangat mempengaruhi cepat lambatnya atau besar kecilnya kesuksesan atau kebahagiaan yang akan kita raih.
Namun dalam hal memahami Hukum sebab akibat, sebagai pedoman kita dalam meraih kesuksesan dan kebahagiaan, perlulah kiranya kita sadari bahwa ada jarak waktu antara sebab dan akibat. biasanya jarak waktu disini sering disebut sebagai proses, kita biasanya terkadang lupa akan proses ini, atau terkadang kita tidak bersabar untuk melewati proses ini. sehingga ketika masalah datang mencoba menghalangi langkah kita, motivasi kita untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan hilang. kecenderungan pemikiran kita beralih ke jalan pintas dan instant yang terkadang menjerumuskan kita kedalam kesengsaraan. kita kemudian merasa khawatir atau putus asa, kita tak pernah sadar bahwa sebenarnya masalah yang kita hadapi itu merupakan bagian dari proses dalam meraih kebahagiaan hidup.
Ingat dan renungkan, bahwa untuk meraih kesuksesan hidup tidaklah semudah kita membicarakannya, disana akan ada perjuangan, pengorbanan, kepahitan, kesedihan, tetes air mata.... Namun, anda harus tetap memiliki harapan baik, bahwa kesuksesan hidup bukanlah hal yang mustahil untuk diraih.
dan percayalah, ketika kesuksesan hidup sudah kita raih. luka-luka yang pernah kita alami selama proses untuk mencapai kebahagiaan itu akan hilang, bahkan luka-luka dari proses itu akan menjadi kenangan manis yang mungkin bisa jadi akan membuat kita tersenyum ketika kita mengingatnya. dan juga mungkin bisa menyempurnakan kebahagiaan dari kesuksesan hidup yang sudah ada dalam genggaman.
Jadi, berfokuslah, arahkan tindakan, langkah dan energi kita pada kesuksesan dan kebahagiaan hidup yang ingin kita raih. jangan pernah takut dengan proses yang akan kita jalani, hadapilah setiap masalah, berlakulah seperti seorang prajurit yang gagah berani yang siap maju ke medan pertempuran, dan ketika kita terjatuh, katakanlah pada diri kita,"ini adalah hal yang sangat biasa" dan satu hal lagi, janganlah pernah kita melupakan Tuhan "Allah SWT" dalam setiap usaha kita, berdoalah, mohon petunjuk kepada-Nya. sebab Dialah yang maha mengetahui.
Ketika kita sudah membentuk 'Sebab' diatas, tentulah sudah dapat kita perkirakan 'Akibat' apa yang akan kita terima nantinya. dengan kata lain, kita sudah dapat memperkirakan kesuksesan hidup seerti apa yang akan kita raih.
Demikianlah artikel kali ini. semoga bisa memberikan manfaat yang positif untuk anda.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.imc
Tips Menghadapi Masalah
Kadang, kita dihadapkan terhadap sebuah masalah yang membuat kita kehilangan motivasi atau semangat. Yang lebih parah adalah saat kita menjadi pesimis dan menyerah. Yang ada tinggal keluhan, umpatan, dan hujatan yang bukan saja tidak menyelesaikan masalah, malah memperburuknya. Hal ini bisa terjadi baik pada diri sendiri maupun pada situasi yang lebih besar. Negara kita pun banyak masalah, mulai dari korupsi, kejahatan, masalah moral, kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, ketidak merataan, dan sebagainya.
Banyak rakyat yang sudah mulai pesimis, mereka apatis, dan tidak lagi peduli untuk memperbaiki bangsa. Begitu juga untuk masalah pribadi, masalah keluarga, dan masalah pekerjaan atau finansial. Jika kita salah menyikapinya, bisa jadi kita akan kehilangan semangat dan menyerah. Untuk itulah kita perlu memahami bagaimana cara menghadapi masalah yang benar. Kita tidak akan membahas masalah satu persatu, sebab ruang tidak akan cukup, karena masalah setiap orang akan berbeda. Dan perlu kita pahami adalah bukan masalah apa yang menimpa kita, yang terpenting adalah bagaimana cara menghadapi masalah itu dengan benar. Cara Menghadapi Masalah Yang Pertama adalah Optimis, Sekecil apa pun masalah, saat kita sudah kehilangan optimisme atau menjadi pesimis akan menjadikan diri kita menyerah. Kita harus pancarkan dalam diri kita, bahwa harapan itu masih ada dan kita tidak boleh menyerah. Jangan Mengubur Harapan, Harapan Itu Tidak Pernah Sirna – Selama Iman Ada di Dada. Bukalah Mata, Hati, dan Pikiran Anda – Memiliki optimis adalah langkah pertama untuk membuka peluang menghadapi masalah Anda. Jika harapan sudah terkubur, maka Anda tidak akan pernah bisa menghadapi masalah. Pesimisme merusak semuanya, oleh karena itu jangan pesimis.Optimislah, Anda akan mampu menghadapi masalah, Harapan itu masih ada. Yakinlah bahwa solusi itu ada, Anda hanya belum menemukannya. Jangan Lebay: Membesar-besarkan Masalah, Masalah terbesar dari sebuah masalah sebenarnya bagaimana Anda menyikapinya, bukan pada
masalahnya. Suka ada orang yang bertanya atau konsultasi bagaimana cara menghadapi masalahnya. Namun apa pun nasihatnya dia selalu membantah bahwa masalahnya itu terlalu besar jika dibandingkan dengan nasihat yang diberikan. Lebay akan menutup semua cara menghadapi masalah. Khawatirnya, jika bersikap seperti itu, dia hanya mencari alasan untuk pembenaran akan ketidak mampuan dia. Dia menyerah dan mencari "maklum", bukan mencari solusi.
Kemungkinan kedua, dia tidak ingin menyelesaikan masalahnya, tapi dia ingin diselesaikan oleh orang lain.
Ini cara menyikapi yang salah.Sikap lebay kedua adalah.sering kali kita menyerah hanya karena sebagian dari satu sistem bermasalah. Ibaratnya karena ada kotoran disebuah rumah, mereka lebih memilih meninggalkan rumah itu. Padahal, hanya dengan membersihkan kotoran itu, rumah bisa ditempati kembali. Contoh nyata dalam bisnis, jika ada satu masalah dalam bagian bisnis itu, maka perbaikilah atau carilah solusinya. Tidak usah meninggalkan bisnis itu, menyerah, dan tidak semangat lagi. Kita bisa membuang peluang yang lebih besar hanya karena ada masalah dalam bisnis itu.
Dalam kehidupan lebih umum juga sama, sering kali kita sudah punya paradigma negatif terhadap pemerintah, parlemen, atau partai karena ada oknum-oknum yang korup. Akhirnya banyak masyarakat yang skeptis, menganggap semua sama, semua bejat, semua korup, atau semua tanpa harapan. Betulkah semua?
Ini lebay namanya. Begitu juga dalam kehidupan keluarga. Pasti, pasangan kita akan memiliki kekurangan dan menjadi masalah bagi kita. Namun haruskah karena masalah itu kehidupan rumah tangga menjadi tidak baik,bertengkar terus, bahkan sampai cerai? Istri saya itu banyak kekurangan (namanya juga manusia), tapi kebaikannya jauh lebih banyak. Sungguh lebay, jika kita hanya mempermasalahkan kekurangannya, padahal kebaikannya sangat banyak. Jadi, cara menghadapi masalah itu:
Berpikirlah lebih proporsional, apa masalahnya, dan perbaikilah atau atasi. Gunakan Pikiran Anda. Langkah ketiga cara menghadapi masalah adalah gunakan pikiran Anda. Semua juga tau! Nanti dulu, pada kenyataanya banyak orang yang lebih memilih emosi dibandingkan dengan pikiran. Jika kita menggunakan emosi, kita tidak bisa berpikir dengan jernih, sehingga tidak bisa menemukan solusi atas masalah kita. Emosi seringkali hanya menuntun kita ke solusi instan, yang penting cepat selesai. Sering kali, masalah itu membutuhkan waktu untuk diselesaikan, bahkan bisa bertahun-tahun. Ini akan menjadi tantangan emosional yang mengarahkan kita untuk mencari solusi instan karena ketidak sabaran dan kemalasan kita. Padahal, jika kita berpikir jernih, masalah tersebut memang membutuhkan waktu. Yang kedua, menggunakan pikiran, artinya berpikirlah dengan kreatif. Temukan ide-ide yang mungkin menjadi solusi untuk anda. Seringkali orang bingung, seolah tidak ada solusi, padahal dia sendiri yang kurang kreatif dalam menemukan solusi. Dia hanya punya satu atau dua solusi, saat solusi tersebut tidak berhasil, mereka merasa buntu. Benarkan solusi itu hanya itu?
Disinilah pentingnya memiliki keterampilan berpikir kreatif, agar Anda siap menghadapi masalah. Berpikir kreatif adalah cara menghadapi masalah terbaik. Sayangnya masih banyak yang merasa kreativitas itu tidak perlu. Mintalah Pertolongan Allah, Tidak ada yang bisa menghambat kita, jika Allah sudah mengijinkan. Tidak ada masalah yang tidak bisa dihilangkan jika Allah berkehendak.Jadi, mintalah pertolongan Allah. Ini bukan pelengkap, tetapi justru hal yang utama yang harus kita lakukan.
Sesungguhnya Kekuatan Itu Dari Allah. tidak ada yang bisa menghalangi atau menghentikan jika Allah sudah berkehendak. Bagaimana cara mendapatkan pertolongan Allah? Banyak sekali, diantaranya sabar dan shalat, sebagaimana dijelaskan dalam ayat Al Qur'an Al Karim. "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembalikepada-Nya. (QS. Al Baqarah:45-46)" Inilah cara menghadapi masalah, insya Allah Anda akan sanggup menghadapinya. Amiin.....
Best Regard
From : Mr.Akhmad.IMC
Banyak rakyat yang sudah mulai pesimis, mereka apatis, dan tidak lagi peduli untuk memperbaiki bangsa. Begitu juga untuk masalah pribadi, masalah keluarga, dan masalah pekerjaan atau finansial. Jika kita salah menyikapinya, bisa jadi kita akan kehilangan semangat dan menyerah. Untuk itulah kita perlu memahami bagaimana cara menghadapi masalah yang benar. Kita tidak akan membahas masalah satu persatu, sebab ruang tidak akan cukup, karena masalah setiap orang akan berbeda. Dan perlu kita pahami adalah bukan masalah apa yang menimpa kita, yang terpenting adalah bagaimana cara menghadapi masalah itu dengan benar. Cara Menghadapi Masalah Yang Pertama adalah Optimis, Sekecil apa pun masalah, saat kita sudah kehilangan optimisme atau menjadi pesimis akan menjadikan diri kita menyerah. Kita harus pancarkan dalam diri kita, bahwa harapan itu masih ada dan kita tidak boleh menyerah. Jangan Mengubur Harapan, Harapan Itu Tidak Pernah Sirna – Selama Iman Ada di Dada. Bukalah Mata, Hati, dan Pikiran Anda – Memiliki optimis adalah langkah pertama untuk membuka peluang menghadapi masalah Anda. Jika harapan sudah terkubur, maka Anda tidak akan pernah bisa menghadapi masalah. Pesimisme merusak semuanya, oleh karena itu jangan pesimis.Optimislah, Anda akan mampu menghadapi masalah, Harapan itu masih ada. Yakinlah bahwa solusi itu ada, Anda hanya belum menemukannya. Jangan Lebay: Membesar-besarkan Masalah, Masalah terbesar dari sebuah masalah sebenarnya bagaimana Anda menyikapinya, bukan pada
masalahnya. Suka ada orang yang bertanya atau konsultasi bagaimana cara menghadapi masalahnya. Namun apa pun nasihatnya dia selalu membantah bahwa masalahnya itu terlalu besar jika dibandingkan dengan nasihat yang diberikan. Lebay akan menutup semua cara menghadapi masalah. Khawatirnya, jika bersikap seperti itu, dia hanya mencari alasan untuk pembenaran akan ketidak mampuan dia. Dia menyerah dan mencari "maklum", bukan mencari solusi.
Kemungkinan kedua, dia tidak ingin menyelesaikan masalahnya, tapi dia ingin diselesaikan oleh orang lain.
Ini cara menyikapi yang salah.Sikap lebay kedua adalah.sering kali kita menyerah hanya karena sebagian dari satu sistem bermasalah. Ibaratnya karena ada kotoran disebuah rumah, mereka lebih memilih meninggalkan rumah itu. Padahal, hanya dengan membersihkan kotoran itu, rumah bisa ditempati kembali. Contoh nyata dalam bisnis, jika ada satu masalah dalam bagian bisnis itu, maka perbaikilah atau carilah solusinya. Tidak usah meninggalkan bisnis itu, menyerah, dan tidak semangat lagi. Kita bisa membuang peluang yang lebih besar hanya karena ada masalah dalam bisnis itu.
Dalam kehidupan lebih umum juga sama, sering kali kita sudah punya paradigma negatif terhadap pemerintah, parlemen, atau partai karena ada oknum-oknum yang korup. Akhirnya banyak masyarakat yang skeptis, menganggap semua sama, semua bejat, semua korup, atau semua tanpa harapan. Betulkah semua?
Ini lebay namanya. Begitu juga dalam kehidupan keluarga. Pasti, pasangan kita akan memiliki kekurangan dan menjadi masalah bagi kita. Namun haruskah karena masalah itu kehidupan rumah tangga menjadi tidak baik,bertengkar terus, bahkan sampai cerai? Istri saya itu banyak kekurangan (namanya juga manusia), tapi kebaikannya jauh lebih banyak. Sungguh lebay, jika kita hanya mempermasalahkan kekurangannya, padahal kebaikannya sangat banyak. Jadi, cara menghadapi masalah itu:
Berpikirlah lebih proporsional, apa masalahnya, dan perbaikilah atau atasi. Gunakan Pikiran Anda. Langkah ketiga cara menghadapi masalah adalah gunakan pikiran Anda. Semua juga tau! Nanti dulu, pada kenyataanya banyak orang yang lebih memilih emosi dibandingkan dengan pikiran. Jika kita menggunakan emosi, kita tidak bisa berpikir dengan jernih, sehingga tidak bisa menemukan solusi atas masalah kita. Emosi seringkali hanya menuntun kita ke solusi instan, yang penting cepat selesai. Sering kali, masalah itu membutuhkan waktu untuk diselesaikan, bahkan bisa bertahun-tahun. Ini akan menjadi tantangan emosional yang mengarahkan kita untuk mencari solusi instan karena ketidak sabaran dan kemalasan kita. Padahal, jika kita berpikir jernih, masalah tersebut memang membutuhkan waktu. Yang kedua, menggunakan pikiran, artinya berpikirlah dengan kreatif. Temukan ide-ide yang mungkin menjadi solusi untuk anda. Seringkali orang bingung, seolah tidak ada solusi, padahal dia sendiri yang kurang kreatif dalam menemukan solusi. Dia hanya punya satu atau dua solusi, saat solusi tersebut tidak berhasil, mereka merasa buntu. Benarkan solusi itu hanya itu?
Disinilah pentingnya memiliki keterampilan berpikir kreatif, agar Anda siap menghadapi masalah. Berpikir kreatif adalah cara menghadapi masalah terbaik. Sayangnya masih banyak yang merasa kreativitas itu tidak perlu. Mintalah Pertolongan Allah, Tidak ada yang bisa menghambat kita, jika Allah sudah mengijinkan. Tidak ada masalah yang tidak bisa dihilangkan jika Allah berkehendak.Jadi, mintalah pertolongan Allah. Ini bukan pelengkap, tetapi justru hal yang utama yang harus kita lakukan.
Sesungguhnya Kekuatan Itu Dari Allah. tidak ada yang bisa menghalangi atau menghentikan jika Allah sudah berkehendak. Bagaimana cara mendapatkan pertolongan Allah? Banyak sekali, diantaranya sabar dan shalat, sebagaimana dijelaskan dalam ayat Al Qur'an Al Karim. "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembalikepada-Nya. (QS. Al Baqarah:45-46)" Inilah cara menghadapi masalah, insya Allah Anda akan sanggup menghadapinya. Amiin.....
Best Regard
From : Mr.Akhmad.IMC
Tips Menghadapi Impian yang tak terwujud
Apa sih yang menjadi impian hidup anda? Impian saya dan anda pastilah berbeda. Impian atau cita-cita adalah sesuatu yang menjadi target agar hidup kita menjadi lebih semangat dan menjadi fokus dalam mencapai sesuatu dalam hidup.
Kemudian banyak yang bertanya, apa yang menjadi impianmu waktu kecil? Di antara kita pastilah banyak yang akan menjawab. dulu saya ingin menjadi Dokter, Polisi, Presiden, Menteri bahkan ada yang ingin menjadi ketua RT.
Lalu apakah impian waktu kecil itu terwujud? Tentu ada yang terlaksana namun ada pula yang tidak terwujud. Kemudian apakah bila impian tidak terwujud itu menjadi pertanda bahwa hidup kita salah arah, tidak fokus atau tidak konsisten? Ah, enggak juga. Hidup tidak sefatal itu bila ternyata impian kita tidak menjadi kenyataan. Apa Sebab???
Ada cerita seorang gadis di kampung yang di masa sekolahnya selalu menjadi juara kelas, bahkan ketika lulus, dia menempati rangking tertinggi di antara teman-teman seangkatannya. Karena kecerdasannya itu kemudian dia memilih untuk masuk kedokteran.
Namun nasib berkata lain, anak ini tidak diterima di Universitas Negeri. Kemudian ada pilihan untuk masuk Universitas swasta dengan biaya yang tinggi. Namun karena keadaan ekonomi orang tuanya yang bisa dikatakan miskin maka dia menyerah dengan cita-citanya semula.
Si gadis kemudian memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan. Dia menerima hidup hanya dengan ijasah SMAnya. Namun inilah kehebatannya. Dia tidak melanjutkan kuliah bukan karena putus asa, dia memilih untuk memiliki usaha yang untuk seumuran (18 tahun) itu, mungkin kita saja belum kepikiran.
Gadis itu kemudian beternak ayam kampung. Lahan di belakang rumahnya kemudian dimanfaatkan untuk kandang anak-anak ayam. Dengan 100 ekor anak ayam kampung pertama, dengan modal tidak lebih dari lima juta dan dengan kesungguhannya melakoni bidang yang bukan cita-citanya, usahanya tersebut ternyata lancar bin mulus.
Setelah beberapa bulan, akhirnya gadis tersebut menuai hasil. Saya pun kemudian banyak bertanya kepadanya apa yang menyebabkan usahanya itu lancar? Jawabnya adalah “ketulusan hati untuk menerima ini sebagai bagian hidup” itu ungkapnya.
Jadi apa yang menjadi pelajaran dari kisah ini? Bahwa hidup kita tidak menjadi sia-sia bila ternyata impian kita tidak terwujud. Ada potensi lain yang harus kita kerahkan untuk mewujudkan sesuatu yang ternyata bisa lebih bermanfaat dalam kehidupan kita selanjutnya. carilah hikmah dibalik apa yang terjadi ketika impian anda tak terwujud.
Jadi seandainya bila seseorang di masa kecilnya bercita-cita menjadi anggota Power Rangger ke 6, karena ingin mendekati si Kimberly. Dan setelah dewasa mengetahui ternyata impiannya itu sesuatu yang imposible maka cepatlah berganti haluan dengan cita-cita lain yang lebih realistis, misal menjadi satpol pp namun berhati pink yaitu satpol pp yang baik hati yang menolak mengobrak-abrik lapak dagangan orang.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Kisah Inspiratif "Kakek Tua Penjual Amplop"
Kali ini saya ingin share pengalaman saya sewaktu saya ke Bandung kemarin, pengalaman yang penuh inspirasi dan menjadi pembelajaran khususnya buat saya sendiri dan mungkin bisa menjadi inspirasi juga buat pembaca semua agar kita bisa ikhlas dalam menjalani hidup ini.
Cuaca hari itu sedang terik. Darta 78 Tahun, bapak tua dengan gembolan keresek besar mencoba mencari tempat untuk menjajakan jualannya. Mengenakan baju putih dan penutup kepala putih kusam, kakek Darta membuka lapak tepat di seberang pintu utama kampus Institut Teknologi Bandung (ITB).
Darta adalah penjual amplop. Jika anda kebetulan melintas di sekitar Masjid Salman ITB, pasti anda akan melihat ada sosok kakek renta yang sangat setia dengan 'profesinya'. 12 Tahun sudah bapak tiga anak ini menjual lembaran demi lembaran kertas segi empat, yang kini sebenarnya sudah tergerus zaman. Masa kejayaan pengiriman surat secara konvensional sudah berlalu. Kini serba praktis. Amplop pun kini bukan jadi pilihan utama bagi kebanyakan orang.
Cukup ternganga memang, ketika di sekitaran Jalan Ganeca, Bandung. Orang menjajakan dengan barang serba bernilai, Darta hanyalah menjual kertas amplop.
Saat itu saya mencoba menghampiri bapak tua tersebut. Tak kuasa melihat kondisinya. Tangannya yang penuh dengan garis garis kerutan dan genggamannya pun sudah gemetar, kakinya kusam, pendengaran pun sudah tak sempurna. "Ini amplop cep" bilangnya pada saya waktu itu (mungkin panggilan itu buat orang yang lebih muda)," saat menanyakan barang apa saja yang dijual. Dia cuma menjual amplop ukuran kecil 5x3 cm dan besar 10x9 cm. Kertas amplop berisi 10 itu dibungkus ke dalam plastik."Yang besar Rp 1.000 isinya 10, kalau yang kecil isinya 15," terangnya.
Sungguh terkaget saya mendengar harga yang ditawarkan. Mengapa kakek menjual semurah itu? "Saya masih dapat untung kok," jawab kakek. Kata dia, dalam satu bungkus plastik yang berisikan 10 amplop, bisa meraup untung Rp 200. begitu juga dengan yang amplop kecil. Berarti kakek hanya ambil untung Rp 200 saja? "Iya bapak beli Rp 800, jual Rp 1.000 Itu juga patut disyukuri. Bapak masih bisa makan dan yang pasti bapak sehat", ucap kakek yang enggan menaikkan harga amplopnya lantaran takut tidak laku.
Mengharukan memang mendengar jawaban jujur kakek Darta. Dengan Keuntungan yang tidak seberapa, tapi dirinya dengan bangga dan menikmati pekerjaanya untuk perjuangan hidupnya. Istrinya hanyalah seorang ibu rumah tangga. Sedangkan anak-anaknya, terlalu sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. "Dari pada saya mengemis, lebih baik saya berjualan, bapak masih kuat kok," jawab Darta dengan senyum kebanggannya.
Kebetulan hari itu Darta cukup laris jualan amplopnya. "Sudah 20 plastik habis," ungkapnya sembari mengucapkan Alhamdulilah. 20 Bungkus dikalikan Rp 1.000 berarti, sudah mendapatkan Rp 20 ribu. Paling banyak kakek ini pernah mendapatkan Rp 50 ribu."Alhamdulilah itu juga, suka ada yang kasih lebih," ujarnya. Tapi menurut saya itu bukanlah hasil bersihnya, masih dipotong untuk harga amplopnya sendiri, bersihnya 200x20=4000 atau 200x50=10000 bisa anda bayangkan bukan, apakah uang itu cukup untuk biaya sehari hari?? apalagi jika belum rezekinya, Darta tidak pernah mendapatkan uang sama sekali." Pernah muter-muter tidak laku dijual, atau ya kadang dapat Rp10 ribu atau Rp 15 ribu," ujarnya dengan suara lirih. Tak selalu rezekinya di dapat di sekitaran kampus ITB, Darta pun mencoba peruntungannya di tempat lain. Biasanya dia membuka lapak di Simpang Lima, Dago, Bandung. Atau di sekitaran Jalan Sukajadi, tepatnya di depan Rumah Sakit Sukajadi. Besar perjuangan Darta. Semua dia lakukan dengan berjalan kaki. Jarak ketiga tempat itu berjauhan. Diperkirakan Jalan Ganeca-Simpang Lima perkiraan 2 km, Jalan Ganeca-Sukajadi sekitar 5 km. "Bapak kuat kok, kalau pakai angkot uangnya nanti gak bisa buat makan," imbuhnya.
Tak ada raut pesimis dalam wajah Darta. Meski hari demi hari dilaluinya dengan sulit, tapi dirinya yakin bahwa Tuhan telah memberikan jalan terbaik. "Dulu bapak pernah jadi tukang sapu di SMA 3 dan 5 Bandung, tapi Bapak memutuskan untuk jualan saja, yang penting bapak tidak minta-minta," ujarnya.
Tampak raut wajah sumringah di sela-sela obrolan. Sebab beberapa pembeli ada yang memborong amplopnya. Dia mengaku ingin pulang bisa lebih sore."Pengen pulang cepat," singkatnya, yang sudah mengantungi Rp 30 ribu hari itu. Darta bertempat tinggal di Desa Cipicung, RT6/RW1, Kabupaten Bandung. Jarak desa ini ke tempat kakek berjualan diperkirakan mencapai 20 kilometer.
"Bapak berangkat jam 04.30 subuh. Di jalan bisa sampai dua jam. Ongkosnya bisa mencapai Rp 12 ribu, bolak-balik," katanya. Sungguh perjuangan luar biasa.12 tahun lebih menjual amplop, Darta tak pernah mengeluh."Tuhan punya jalan bagi orang yang mau berusaha," ujarnya menutup pembicaraan.
Hikmah yang bisa di ambil :
Sebuah kebahagiaan tidak selalu untuk orang orang yang berduit, Kebahagiaan bisa di peroleh dari perasaan hati dan rasa syukur kita, betapa jika kita melihat dari kisah di atas, mungkinkah kita tetap bersyukur atas apa yang sudah ada dan yang sudah Tuhan berikan untuk kita?? jika Kakek Darta saja Dengan penghasilan seperti itu bisa untuk menghidupi keluarganya, kenapa kita tidak?? jika jawaban kita tidak bisa, berarti masih ada yang salah dengan sikapa kita, kita mungkin kurang bersyukur atas apa yang kita dapatkan. perlu kita ingat!! Allah SWT pasti memberi lebih atau barokahnya atas orang orang yang selalu bersyukur terhadapa apa yang di dapatnya.
Sikap yang selalu optimis, tak mudah putus asa. pada saatnya akan menemukan titik puncaknya yaitu keridhoan Tuhan, dan itu tak akan ternilai harganya.
Kiranya artikel ini tidak terkesan ingin menggurui, tapi setidaknya ini bisa menginspirasi kita semua.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Cuaca hari itu sedang terik. Darta 78 Tahun, bapak tua dengan gembolan keresek besar mencoba mencari tempat untuk menjajakan jualannya. Mengenakan baju putih dan penutup kepala putih kusam, kakek Darta membuka lapak tepat di seberang pintu utama kampus Institut Teknologi Bandung (ITB).
Darta adalah penjual amplop. Jika anda kebetulan melintas di sekitar Masjid Salman ITB, pasti anda akan melihat ada sosok kakek renta yang sangat setia dengan 'profesinya'. 12 Tahun sudah bapak tiga anak ini menjual lembaran demi lembaran kertas segi empat, yang kini sebenarnya sudah tergerus zaman. Masa kejayaan pengiriman surat secara konvensional sudah berlalu. Kini serba praktis. Amplop pun kini bukan jadi pilihan utama bagi kebanyakan orang.
Cukup ternganga memang, ketika di sekitaran Jalan Ganeca, Bandung. Orang menjajakan dengan barang serba bernilai, Darta hanyalah menjual kertas amplop.
Saat itu saya mencoba menghampiri bapak tua tersebut. Tak kuasa melihat kondisinya. Tangannya yang penuh dengan garis garis kerutan dan genggamannya pun sudah gemetar, kakinya kusam, pendengaran pun sudah tak sempurna. "Ini amplop cep" bilangnya pada saya waktu itu (mungkin panggilan itu buat orang yang lebih muda)," saat menanyakan barang apa saja yang dijual. Dia cuma menjual amplop ukuran kecil 5x3 cm dan besar 10x9 cm. Kertas amplop berisi 10 itu dibungkus ke dalam plastik."Yang besar Rp 1.000 isinya 10, kalau yang kecil isinya 15," terangnya.
Sungguh terkaget saya mendengar harga yang ditawarkan. Mengapa kakek menjual semurah itu? "Saya masih dapat untung kok," jawab kakek. Kata dia, dalam satu bungkus plastik yang berisikan 10 amplop, bisa meraup untung Rp 200. begitu juga dengan yang amplop kecil. Berarti kakek hanya ambil untung Rp 200 saja? "Iya bapak beli Rp 800, jual Rp 1.000 Itu juga patut disyukuri. Bapak masih bisa makan dan yang pasti bapak sehat", ucap kakek yang enggan menaikkan harga amplopnya lantaran takut tidak laku.
Mengharukan memang mendengar jawaban jujur kakek Darta. Dengan Keuntungan yang tidak seberapa, tapi dirinya dengan bangga dan menikmati pekerjaanya untuk perjuangan hidupnya. Istrinya hanyalah seorang ibu rumah tangga. Sedangkan anak-anaknya, terlalu sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. "Dari pada saya mengemis, lebih baik saya berjualan, bapak masih kuat kok," jawab Darta dengan senyum kebanggannya.
Kebetulan hari itu Darta cukup laris jualan amplopnya. "Sudah 20 plastik habis," ungkapnya sembari mengucapkan Alhamdulilah. 20 Bungkus dikalikan Rp 1.000 berarti, sudah mendapatkan Rp 20 ribu. Paling banyak kakek ini pernah mendapatkan Rp 50 ribu."Alhamdulilah itu juga, suka ada yang kasih lebih," ujarnya. Tapi menurut saya itu bukanlah hasil bersihnya, masih dipotong untuk harga amplopnya sendiri, bersihnya 200x20=4000 atau 200x50=10000 bisa anda bayangkan bukan, apakah uang itu cukup untuk biaya sehari hari?? apalagi jika belum rezekinya, Darta tidak pernah mendapatkan uang sama sekali." Pernah muter-muter tidak laku dijual, atau ya kadang dapat Rp10 ribu atau Rp 15 ribu," ujarnya dengan suara lirih. Tak selalu rezekinya di dapat di sekitaran kampus ITB, Darta pun mencoba peruntungannya di tempat lain. Biasanya dia membuka lapak di Simpang Lima, Dago, Bandung. Atau di sekitaran Jalan Sukajadi, tepatnya di depan Rumah Sakit Sukajadi. Besar perjuangan Darta. Semua dia lakukan dengan berjalan kaki. Jarak ketiga tempat itu berjauhan. Diperkirakan Jalan Ganeca-Simpang Lima perkiraan 2 km, Jalan Ganeca-Sukajadi sekitar 5 km. "Bapak kuat kok, kalau pakai angkot uangnya nanti gak bisa buat makan," imbuhnya.
Tak ada raut pesimis dalam wajah Darta. Meski hari demi hari dilaluinya dengan sulit, tapi dirinya yakin bahwa Tuhan telah memberikan jalan terbaik. "Dulu bapak pernah jadi tukang sapu di SMA 3 dan 5 Bandung, tapi Bapak memutuskan untuk jualan saja, yang penting bapak tidak minta-minta," ujarnya.
Tampak raut wajah sumringah di sela-sela obrolan. Sebab beberapa pembeli ada yang memborong amplopnya. Dia mengaku ingin pulang bisa lebih sore."Pengen pulang cepat," singkatnya, yang sudah mengantungi Rp 30 ribu hari itu. Darta bertempat tinggal di Desa Cipicung, RT6/RW1, Kabupaten Bandung. Jarak desa ini ke tempat kakek berjualan diperkirakan mencapai 20 kilometer.
"Bapak berangkat jam 04.30 subuh. Di jalan bisa sampai dua jam. Ongkosnya bisa mencapai Rp 12 ribu, bolak-balik," katanya. Sungguh perjuangan luar biasa.12 tahun lebih menjual amplop, Darta tak pernah mengeluh."Tuhan punya jalan bagi orang yang mau berusaha," ujarnya menutup pembicaraan.
Hikmah yang bisa di ambil :
Sebuah kebahagiaan tidak selalu untuk orang orang yang berduit, Kebahagiaan bisa di peroleh dari perasaan hati dan rasa syukur kita, betapa jika kita melihat dari kisah di atas, mungkinkah kita tetap bersyukur atas apa yang sudah ada dan yang sudah Tuhan berikan untuk kita?? jika Kakek Darta saja Dengan penghasilan seperti itu bisa untuk menghidupi keluarganya, kenapa kita tidak?? jika jawaban kita tidak bisa, berarti masih ada yang salah dengan sikapa kita, kita mungkin kurang bersyukur atas apa yang kita dapatkan. perlu kita ingat!! Allah SWT pasti memberi lebih atau barokahnya atas orang orang yang selalu bersyukur terhadapa apa yang di dapatnya.
Sikap yang selalu optimis, tak mudah putus asa. pada saatnya akan menemukan titik puncaknya yaitu keridhoan Tuhan, dan itu tak akan ternilai harganya.
Kiranya artikel ini tidak terkesan ingin menggurui, tapi setidaknya ini bisa menginspirasi kita semua.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Kisah Inspirasi "Petani Jagung"
Kali ini saya ingin share Artikel inspiratif
"Kisah Petani Jagung"
kisah ini Saya cuplik dari Buku Fiksi Novel Inspiratif dari Republika.
Alkisah ada seorang petani jagung yang sangat sukses di negerinya, setiap tahun diadakan kontes jagung, untuk mencari petani mana yang menghasilkan jagung terbaik. Petani sukses tadi, dia sering memenangkan kontes jagung tersebut. Tak hanya sekali, namun berkali-kali dan boleh dikata, setiap kontes jagung diadakan petani inilah pemenangnya. Apakah Pembaca sekalian tahu rahasianya?
"Pupuk Rahasia" mungkin itu salah satu jawaban yang ada di pikran anda.
"Bukan", bukan itu rahasianya.
Suatu waktu seorang wartawan bertanya pada petani sukses ini, apa formula rahasianya dia bisa memenangkan kontes jagung tersebut sampai berkali-kali? Si petani menjawab, 'tak ada formula rahasia', aku hanya membagikan benih-benih jagung terbaikku kepada petani tetangga-tetanggaku.
Lho, benih jagung terbaiknya kok malah diberikan ke tetangga? Tapi kok dia yang selalu menang? Aneh bukan!.. Untuk kalangan para pengusaha mungkin akan berpikir ulang jika ingin menerapkan sistim ini. Karena jika memberikan rahasia rahasianya justru akan menimbulkan pesaing pesaing baru yang dampaknya bisa mengurangi pendapatan atau penghasilan kita. "Logikanya masuk akal bukan?
Tapi coba di review lagi pelajaran dasar IPA atau Biologi yang mungkin sudah kita lupakan. Tentang tanaman yang punya serbuk sari dan putik?. Kita tahu bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak, lalu menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Coba bayangkan Jika tanaman jagung tetangga buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang petani sukses ini pun juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagungnya. Sebaliknya, jika tanaman jagung tetangga baik, maka serbuk sari yang dibawa angin dari ladang jagung mereka akan baik pula, disinilah Hikmahnya bila kita ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, kita harus menolong tetangga kita untuk mendapatkan jagung yang baik pula.
Begitu pula dengan hidup kita. Jika kita ingin meraih keberhasilan, maka kita harus menolong orang sekitar menjadi berhasil pula. Mereka yang ingin hidup dengan baik harus menolong orang disekitarnya untuk hidup dengan baik pula. Karena dalam kehidupan ini terjadi hukum timbal balik. Dimana jika benih kebaikan, maka kebaikan lah yang kita terima. Tapi jika benih kejelekan yang kita tanam. Pasti keburukan yang akan kita terima sebagai hasilnya.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Pesugihan Bank Ghaib yang Membawa Petaka
Selama ini sering kita mendengar di media masa, baik media cetak atau media elektronik. anda juga pasti juga sudah mengenal Majalah Liberty, Tabloid Posmo dll yang mayoritas menceritakan hal hal klenik, mistik dan yang berbau Ghaib.
dimana banyak masyarakat yang meskipun secara realita sudah hidup di jaman modernisasi tapi untuk hal hal mistik, klenik juga ghaib masih di buru dan sangat di minati bukan hanya masyarakat Indonesia tapi sudah menjangkau negara tetangga misalkan Hongkong, China, Malaysia dll.
saya yakin disana banyak sekali iklan iklan klenik yang menyesatkan seperti Uang Balik, Bank Ghaib dan macam macam Pesugihan yang lainnya yang konon si pemasang iklan bilang tanpa tumbal dan tidak melanggar agama, yang pada intinya mereka ingin meraup keuntungan yang sebesar besarnya terhadapa masyarakat yang sedang terbelit masalah finansial atau keuangan, saya sengaja membahas masalah ini bukan karena tanpa alasan, tapi ada bukti nyata yang akan saya ceritakan disini, dimana tujuan saya hanya ingin mengingatkan kepada masyarakat bahwa anda harus berhati hati terhadap apa yang anda lakukan. disini saya ingin menceritakan kisah ini khususnya Pesugihan "Bank Ghaib" yang di isukan katanya tak ada tumbal / resiko dan tidak menyimpang ajarana agama.
buat saya pribadi yang namanya Pesugihan itu tidak ada yang aman, baik Pesugihan Putih atau Pesugihan Hitam. anda bisa baca artikelnya Disini
Tapi jika melihat perkembangannya saya merasa iba, meskipun di jaman yang serba canggih ini. masih Banyak cara dan upaya yang ditempuh manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup berupa kekay`an. Memang, kemiskinan sebagai dampak lemahnya ekonomi sering mendorong manusia nekad untuk melakukan apa saja yang dapat mencapai keinginannya itu. Tidak peduli apakah cara-cara tersebut bertentangan dengan keimanan.
Ini adalah salah satu curhatan dari teman yang tidak sengaja saya kenal tersebut.
Kisah mistis kali ini, sebuah kejadian nyata yang dialami oleh salah seorang pelaku yang pernah datang ke tempat Pesugihan berupa Bank Ghaib. Nama-nama para pelaku sengaja kami samarkan untuk menjaga citra diri mereka. Berikut pengakuan salah seorang saksi yang berhasil kami tuliskan kembali...
Gara-gara melakukan ritual bank gaib itu, anakku mati secara misterius. Nyawanya telah direnggut oleh jin penjamin pinjaman uang gaib tersebut.
Saya termasuk salah satu sekelompok orang yang hendak mencari pesugihan dengan cara mencari pinjaman uang ke bank gaib. Lokasinya berada di daerah pesisir laut kidul, Jawa Barat.
Perisitiwa ini terjadi pada akhir 2001 yang lalu. Seperti kita ketahui, isu tentang keberadaan bank gaib yang berada di beberapa tempat di Pulau Jawa masih sangat kontroversial ketika itu. Konon, biasanya persekutuan dengan modus bank gaib, yaitu berupa pinjaman uang pada makhluk halus. dalam informasinya tidak perlu mengembalikan dan tanpa tumbal dan aman tak melanggar ajaran agama. tapi ternyata dalam prosesnya ada kesepakatan untuk mengembalikan dalam jangka waktu tertentu, sebenarnya ada pertentangan bathin waktu itu, tapi desakan ekonomi saya jadi gelap mata dan tetap melanjutkan kesepakatannya, tapi tanpa di sangka anakku juga ikut sebagai tumbal.
Aku dilahirkan di Desa Jatimulya, dari sepasang suami istri yang berprofesi sebagai penjual makanan. Setelah dewasa, aku menikah dengan seorang gadis pilihanku dari desa sebelah kampung halamanku. Gadis itu bernama Mumun.
Karena sifat manja yang ditanamkan sejak kecil oleh ke dua orang tuaku, akhirnya berakibat buruk pada saat aku sudah berumah tangga. Aku menjadi seorang bisa dikatakan ingin hidup enak tapi enggan mencari pekerjaan yang layak.
Meski pernikahan kami sudah berjalan dua tahun lebih, namun beberapa usaha yang aku geluti belum membuahkan hasil yang memuaskan. Tak jarang, untuk makan sehari-hari saja, masih bergantung pada orang tua. Hingga suatu ketika, istriku hamil dan melahirkan seorang putri yang cantik. Sebut saja namanya Mely.
Mulanya aku merintis pekerjaan sebagai pengrajin batu bata. Beberapa tahun kemudian, usaha itu pun berhenti karena kurang modal. Beberapa kali aku mencoba mencari usaha-usaha yang lain. Namun lagi-lagi aku belum juga menemukan pekerjaan yang cocok dengan kepribadianku. Di saat aku sedang kalut dengan keadaan, aku kedatangan seorang teman dari desa lain. Sang teman menawarkan suatu jalan alternatif mencari kekayaan yang terdengar sangat musykil bagiku.
Temanku yang sebut saja bernama Solihin itu memang tergolong berada di desanya. Kedetangannya ke tempatku, karena Solihin disuruh oleh seorang perantara dari Desa Terisi agar mencarikan tujuh peserta lain untuk diajak ke suatu tempat keramat yang ada di pesisir laut kidul Jawa Barat. Maksudnya tak lain dan tak bukan adalah untuk melakukan peminjaman uang ke bank gaib.
Menurut Solihin, segala kebutuhan mulai dari ongkos dan kendaraan dijamin oleh Abbas, sang perantara tersebut. Aku dan teman,teman cukup membawa KTP dan botol kosong bekas air mineral. Di sana, konon ada sebuah tempat yang dirahasiakan berupa gua untuk meminta pesugihan berupa bank gaib.
Terus terang, aku tidak percaya pada cara-cara nyleneh yang diutarakan temanku itu. Tapi mengingat kondisi keluarga yang memprihatinkan, akhirnya aku turuti saja ajakan mereka. Sekedar mencari peruntung`n! Pikirku ketika itu.
Sesuai dengan waktu yang direncanakan, rombongan disuruh berkumpul di suatu tempat yang ditentukan untuk menunggu jemputan dari Abbas selaku perantara.
Pagi itu, sekitar pukul 06.00 WIB, datanglah sebuah mobil Kijang. Kendaraan inilah yang kemudian membawa rombongan kami menyusuri arah selatan menuju Pantai Pangandaran di daerah Ciamis, Jawa Barat. Setelah sampai di sana, kami diajak memasuki sebuah goa yang pengap. Kami semua menemui seorang juru kunci yang berpakaian serba putih ala wali.
Setelah melakukan uluk salam, Abbas mengutarakan maksud kedatangan kami. Juru kunci tersebut tidak langsung menyanggupi, melainkan memberikan sebuah nasehat bahwa apa yang kami lakukan adalah perbuatan yang dilarang agama. Namun setelah Abbas mendesak, akhirnya juru kunci itu pun memenuhi permintaan kami dengan syarat-syarat dan resiko yang bakal terjadi.
Persyaratannya antara lain: peserta harus menyerahkan KTP dan memasukkan ombak air laut ke dalam botol yang kami bawa. Para peserta tidak boleh menciduk air laut secara langsung, melainkan menadahkan botol itu pada ombak yang datang sendiri secara bergelombang. Setelah semuanya diuraikan, kira-kira setengah jam kemudian kami keluar untuk mendapatkan air tersebut.
Setelah dapat, semua orang masuk kembali ke ruangan sang juru kunci. Lelaki berjubah putih itu memberikan lagi beberapa persyaratan yang harus disediakan oleh tiap-tiap peserta setelah sampai di rumah nanti. Di antaranya kami harus menyediakan kamar khusus untuk meletakkan sarana ritual nanti.
Air laut yang ada di dalam botol harus dicampur dengan bunga tujuh rupa. Peserta juga harus menyediakan tujuh jenis minuman yang berbeda dalam gelas, seperti kopi pahit, kopi manis, teh pahit, teh manis, kopi jahe, air kelapa, dan beberapa sarana ritual lainnya. Semuanya ditutup dengan kain putih. Pelaku juga tidak boleh tertidur pada tengah malam.
Di dalam kamar kami harus menunggu makhluk yang akan datang memenuhi hajat bagi tiap peserta. Menurut juru kunci, apapun yang terjadi para pelaku tidak boleh beranjak dari kamar. Apabila ritual itu gagal, para pelaku siap menanggung resiko yang akan terjadi kelak. Setelah semua persyaratan beres, kami pun pulang kembali ke rumah dan desa masing-masing.
Sampai di rumah, aku mempersiapkan segalanya, termasuk kamar khusus untuk acara ritual. Ketika malam semakin larut aku mulai melakukan ritual itu. Bau kemenyan yang mengepul menyengat di kedua rongga hidungku. Aku masih duduk bersila menahan rasa kantuk yang sedari tadi menggayut di kelopak mataku.
Sesaat kemudian, tiba-tiba ruangan kamarku serasa berguncang. Aku merasakan seolah rumahku digoyangkan oleh sesuatu kekuatan yang amat dahsyat. Aku sangat terkejut dan beranjak dari tempat duduk untuk bangkit ke belakang. Setelah itu entah dari mana datangnya, di depanku tampak asap putih mengepul. Lambat laun asap itu menjelma menjadi sosok makhluk yang mengerikan. Makhluk tinggi besar itu berdiri tepat di depanku. Terlihat jelas rambutnya yang gondrong, dengan taring mencuat di mulutnya. Tubuhnya tampak berwarna belang-belang mirip zebra.
Makhluk itu menggeram. Seraya menyeringai dia mendekatiku. Mungkin makhluk itu hendak mencekikku. Saat itu juga aku berusaha menghindar lari karena didera rasa takut yang membuncah. Ingin sekali aku berteriak. Tapi entah kenapa suaraku tersekat di tenggorokkan. Aku terus berusaha menggapai daun pintu untuk keluar. Setelah sampai keluar, aku lari mendekati ruang tamu. Untung saja makhluk itu tidak terus mengejarku.
Namun masih kurasakan, seakan rumahku berguncang hendak roboh. Tapi anehnya, istri dan anakku tidak terusik sama sekali dengan peristiwa yang kualami. Memang, kejadian itu hanya berlangsung sementara, kerana sesaat kemudian keadaan kembali normal. Karena takut, aku pun tertidur di sofa ruang tamu. Akhirnya, kunyatakan ritual itu gagal total.
Keesokan harinya, aku mendatangi beberapa rumah temanku. Mereka pun mengaku sama mengalami peristiwa semalam. Akhirnya, sdmuanya gagal. Begitu juga Abbas, sang perantara.
Seminggu setelah kejadian itu, tersiar kabar dari teman-teman bahwa mereka kerap kali diganggu makhluk tinggi besar itu. Makhluk itu datang dan menuntut ganti rugi atas kekecewaannya. Tidak sedikit di antara teman-temanku mengalami kesurupan yang nyaris merenggut nyawanya. Bahkan di antara mereka banyak yang anak-anaknya mengalami penyakit yang sangat aneh. Untuk saja ada orang-orang pintar di desa masing-massing yang segera menangani.
Dua hari setelah kabar itu, menjelang maghrib istriku yang baru pulang dengan anakku dari tempat mertuaku mengalami peristiwa yang selama ini aku takutkan. Setelah tiba di rumah, anakku yang berusia 2 tahun itu mendadak kejang-kejang. Semua tetangga hadir, termasuk ibuku untuk melihat keadaan anakku.
Sebelumnya, anakku tidak mengalami sakit apa-apa. Setelah semuanya berkumpul, anakku pun menghembuskan nafas yang terakhir. Semua orang yang hadir termasuk istri dan ibuku menangis meratapi kepergian anakku yang masih belia itu. Aku sangat terpukul dan menyesal dengan kejadian ini.
Saat kematiannya, ada sesuatu yang aneh aku lihat di leher anakku. Begitu juga pada tetangga yang hadir. Kami semua melihat seperti ada bekas cekikan di leher Mely, anakku. Akhirnya keadaan pun menjadi gempar. Ada yang beranggapan anakku terkena tulah makhluk halus.
Namun ada juga yang mengatakan, anakku menjadi tumbal orang yang melakukan pesugihan. Hanya aku yang tahu pasti tentang semuanya. Dan, aku hanya menyesali perbuatan yagn pernah kulakukan itu. Benarkah anakku menjadi tumbal akibat persekutuan yang gagal? Wallahu'alam.
Kini...aku hidup dalam kesendirian, karena setelah peristiwa itu istriku memutuskan untuk pergi menjadi TKW ke Arab Saudi. Semoga peristiwa yang kualami ini tidak menimpa kepada para pembaca yang lain. Sampai kapanpun kejadian ini terus membekas di dalam ingatanku.
Pesan Moral :
Jika Anda memang serius ingin mendapatkan kebebasan hutang dan masalah finansial anda, masih ada solusinya, bentuk ikhtiar kita kepada Tuhan yang maha ESA. Selengkapnya Baca Disini
Semoga kisah ini bisa kita jadikan pembelajaran dan penfalaman agar kita tidak terjerumus ke dalam kesyrikan.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Kebaikan Hati Berbalas Berjuta Kasih Sayang
Janganlah anda pernah sungkan untuk berbuat kebaikan, Karena suatu kebaikan yang sepele terkadang dapat membawa kebahagiaan. Hal ini dapat kita simak dalam kisah Dr. Howard Kelly.
Suatu hari, Seorang anak lelaki yang masih kecil dan miskin yang hidup dari mencari barang rongsokan dari rumah ke rumah, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa sekeping uang, dan ia sangat lapar. Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, Ia hanya berani meminta segelas air putih. Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu Ia membawakan segelas besar susu. Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya :
"Berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini??"
Wanita itu menjawab:
"Kamu tidak perlu membayar apa pun". "Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan. Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata dalam hati: "Aku berterima kasih pada anda. Kebaikan anda tak akan pernah aku lupakan".
Belasan tahun kemudian telah berlalu, Wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak ada yang sanggup menanganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.
Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat Ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu. Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan. Wanita itu sembuh! Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan wanita tersebut kepadanya untuk persetujuan. Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien. Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, Ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus diangsur seumur hidupnya.
Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi :
"Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu.."
(Tertanda), Dr. Howard Kelly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa: "Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia"
Ini adalah segelintir Kisah Kehidupan yang sepantasnya menjadi pembelajaran dalam hidup ini. Dimana, kebaikan sekecil apapun, jika kita ikhlas, itu tidak lah sia-sia. di mata Tuhan itu sangatlah besar.
Semoga Kisah yang termuat dalam artikel ini bisa menjadi pembelajaran dan Inspirasi untuk kehidupan kita dalam menuju perbaikan.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Suatu hari, Seorang anak lelaki yang masih kecil dan miskin yang hidup dari mencari barang rongsokan dari rumah ke rumah, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa sekeping uang, dan ia sangat lapar. Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, Ia hanya berani meminta segelas air putih. Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu Ia membawakan segelas besar susu. Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya :
"Berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini??"
Wanita itu menjawab:
"Kamu tidak perlu membayar apa pun". "Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan" kata wanita itu menambahkan. Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata dalam hati: "Aku berterima kasih pada anda. Kebaikan anda tak akan pernah aku lupakan".
Belasan tahun kemudian telah berlalu, Wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak ada yang sanggup menanganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.
Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat Ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu. Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan. Wanita itu sembuh! Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan wanita tersebut kepadanya untuk persetujuan. Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien. Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, Ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus diangsur seumur hidupnya.
Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi :
"Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu.."
(Tertanda), Dr. Howard Kelly.
Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa: "Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia"
Ini adalah segelintir Kisah Kehidupan yang sepantasnya menjadi pembelajaran dalam hidup ini. Dimana, kebaikan sekecil apapun, jika kita ikhlas, itu tidak lah sia-sia. di mata Tuhan itu sangatlah besar.
Semoga Kisah yang termuat dalam artikel ini bisa menjadi pembelajaran dan Inspirasi untuk kehidupan kita dalam menuju perbaikan.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Tips Jika menghadapi Ujian yang Datang secara Bertubi tubi
"Kali ini saya ingin bagikan pengalaman tentang bagaimana menyikapi dan menghadapi macam-macam masalah yang datangnya bertubi-tubi. Dan ini adalah pertanyaan yang ada dalam diri saya. "Setelah beberapa hari mencoba mempraktekkan saran saran dari guru saya untuk belajar ikhlas dan bersedekah, Alhamdulillah saya mendapatkan ketenangan batin. Tapi... Tidak berselang lama perasaan saya gelisah lagi. Saya sering bertanya, kenapa sampai hari ini keajaiban belum juga datang? sehingga saya mulai gelisah karena harus menyelesaikan pembayaran hutang yang banyak dan sudah jatuh tempo, saya pun kehilangan ketenangan. Saya jadi panik kembali. Tapi saya coba yakinkan diri bahwa Allah SWT pasti menolong, bahwa hari ini saya pasti dapat solusi dari permasalahan saya.Tapi jawaban itu seolah tidak datang. Justru semakin bertambahnya masalah yang ada, saya merasa cobaan ini datang secara bertubi tubi dan tanpa ampun tanpa memberikan sedikitpun solusi. Apakah ini yang di sebut adzab? Akhirnya saya menelpon teman teman saya untuk meminjam uang. Dan ironisnya tak satupun yang bisa membantu. Ambil kredit di bank di tolak karena berbagai alasan. Padahal, ada sertifikat rumah sebagai jaminan. Tapi tetap saja tidak ada yang di ACC dari bank satu ke bank yang lainnya. Saya jadi putus asa. Sampai pada Akhirnya saya jadi bertanya tanya, sedekah saya yang kemarin kok ga berbalas? padahal sekarang saya sangat membutuhkannya. Astagfirullah... Kenapa saya jadi kufur begini. Saya coba ucapkan kata kata syukur untuk menetralkan perasaan, tapi hati tetap terasa tidak nyaman, yang ada panik tak karuan. Sampai sampai saya bertanya, Ya Allah di mana pertolonganmu? kenapa saat saya membutuhkan pertolongan itu engKau belum turunkan juga? Apa yang kurang? apa sedekah saya kurang banyak? atau kurang ikhlas? atau karena terlalu banyaknya dosa yang saya lakukan? dan sederet pertanyaan pesimis lainnya. Akhirnya Saya mohon saran kembali kepada guru saya, pada saat genting seperti ini apa yang bisa saya lakukan? Saya kok merasa tak ada lagi harapan"...
Saya yakin 80% pertanyaan di atas hampir mirip dengan pertanyaan anda sekarang yang sedang mengalami ujian dan masalah kehidupan.
PEMBAHASAN DAN JAWABAN :
Inilah nasihat yang saya dapat dari guru di balik pertanyaan di atas."Bila Anda ada dalam kondisi yang sama dengan pertanyaan di atas, lalu saya bilang pada Anda bahwa saat ini, detik ini juga, ada orang yang berada dalam kondisi lebih darurat daripada Anda saat ini, jauh jauh lebih darurat, bahkan mengancam nyawa, apakah ini bisa membuat Anda merasa sedikit lebih baik? Apakah akan membuat Anda merasa sedikit lebih tenang bila tahu bahwa detik ini ada orang yang sedang meregang nyawa dan meraung memohon pertolongan kepada-NYA namun tetap saja dia kehilangan nyawa? Mungkin tidak ya??... Tapi mudah-mudahan ini membantu Anda menempatkan masalah Anda dalam perspektif yang positif, karena ini adalah fakta,Ini fakta bahwa di dunia ini kita tidak bisa menentukan seperti apa hidup kita jadinya. Kita hanya bisa menerima, menjalani dan mencoba berkompromi dengan penciptaan yang dilakukan Allah SWT, dengan cara menyuarakan apa yang kita minta. Tetapi, hasil akhirnya semata-mata adalah kehendak-NYA.
Untuk menginspirasi, sedikit saya cerita tentang sebuah kisah nyata yang menimpa seorang sahabat saya. Sekarang ini dia adalah termasuk orang yang cacat. Dimana kedua kakinya terpaksa di amputasi karena suatu kecelakaan. sedangkan sebelumnya, dia dalam kondisi normal.. Tapi dalam kondisi normal tersebut bermacam macam Masalah selalu datang atau mirip-mirip beruntun menerpa. Tetapi dia bertahan. Sepahit apapun masalah yang ia hadapi ia bertekad untuk bertahan. Tiada henti dia meminta pada Tuhan agar diberi jalan keluar untuk menyelesaikan masalahnya. Bertahun-tahun rupanya Tuhan telah mencoba memberi dia isyarat bahwa ia harus mengambil hikmah dari masalah yang di hadapinya..Sekarang saya ingin tanya!!, siapa yang mau hidup dengan kondisi cacat seperti itu?! tidak ada kan? Apalagi norma-norma dan harapan dalam diri kita seringkali mendiktekan apa yang seharusnya kita lakukan. Jadi terkadang ada kesalahan pola pikir. Dimana kita hidup memakai standard orang lain yang akibatnya kita melupakan keistimewaan dan kelebihan yang di berikan Allah SWT kepada kita. Ini mungkin isyarat dan hikmah agar kita bisa menjadi diri kita sendiri, kita tidak bisa hidup memakai standard orang lain, yang merupakan langkah mundur dan mengurangi rasa syukur kita terhadap Allah SWT. Padahal sebenarnya kalau kita percaya sepenuhnya pada Allah SWT, Allah SWT tahu yang lebih baik untuk kita. Ya,,, Allah SWT tahu pasti apa yang terbaik, karena itulah, kita tidak bisa memaksakan suatu bentuk jalan keluar dari semua permasalahan kita. Allah SWT sudah memberi isyarat bahwa kita harus tetap berusaha menjadi lebih baik, jadi walau dia minta atau berdoa
sampai copot tangan dan mulutnya agar dipertahankan dalam kondisi normal. ya tidak bisa. Karena itu bukan solusi terbaik. Walaupun menurut kita itu adalah yang terbaik. Sekali lagi, Allah SWT tahu yang terbaik. Sedangkan Kita tidak.Tapi wajar kita sebagai hambanya ngotot, karena ketidak tahuan ini.
Sahabat yang saya ceritakan tadi pun, sampai detik terakhir dari kecelakaan itu, ia masih belum ikhlas dengan jalan keluar yang diberikan Allah SWT. Tidak, dia tidak menginginkan solusi ini. Dia ingin anggota tubuhnya tetap utuh.Dia tidak tahu bahwa ternyata satu bulan setelah dia menjalani hidup cacat, dia mulai merasakan ketentraman hidup yang luar biasa, yang dahulu jarang bisa dia nikmati. Sebuah beban, masalah dan krisis yang dahulu sering datang menerpa diangkat Tuhan dengan dipisahkannya dia dari salah satu anggota tubuhnya. Dan sekarang setelah setahun dari cacatnya tersebut, ada begitu banyak hal baik yang terjadi padanya, yang mana hal tersebut tidak mungkin terjadi bila dia tidak mengalami pahitnya hidup dan harus terus berkutat dengan masalah yang itu-itu juga.
Poin saya dalam pembelajaran ini adalah, kita tidak tahu seminggu, sebulan, setahun, bahkan sedetik dari sekarang apa yang akan terjadi pada kita.Kita tidak tahu misteri masa depan itu. Jadi kita hanya bisa meminta, lalu menerima apapun yang diberikan Tuhan pada kita, dengan penuh keyakinan bahwa itu adalah solusi terbaik. Dalam kasus hutang seperti yang saya alami di atas, ada hikmah yang saya dapat, sepertinya jelas kalau punya hutang maka solusinya adalah dengan membayarnya. Tapi Saya bilang sepertinya, karena itu cuma salah satu solusi kecil dari sekian banyak alternatif yang mungkin bisa kita lakukan. Dan Allah SWT tahu yang terbaik. Mungkin saja Allah SWT tidak menghendaki saya bisa membayar hutangnya tepat waktu. karena mungkin Allah SWT sedang ingin mengajarkan saya sesuatu? Mungkin ada pelajaran berharga dari fakta tersebut dalam menghadapi saat genting seperti ini? Mungkin di masa depan, saya akan diberi rejeki luar biasa dan berubah menjadi pihak yang bisa memberi hutang. Sehingga saya perlu tahu perasaan mereka yang berhutang dan tidak sanggup membayarnya tepat waktu? Mungkin kan? Atau mungkin saya sedang dipaksa belajar bagaimana bernegosiasi dengan pihak penghutang? Dan atau atau yang lain. Ada begitu banyak kemungkinan lain yang tidak terbatas jumlahnya dari peristiwa ini.Yang jelas, solusi yang diberikan Allah SWT mungkin tidak sama dengan yang kita harapkan. Tapi bukan berarti itu bukan solusi. Kita hanya harus mampu membaca petunjuk-Nya.
Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi inspirasi buat anda yang mengalami kesulitan hidup. Tapi, bukan berarti saya mengajarkan anda untuk bermalas malasan dan tidak membayar hutang itu. Anda harus tetap berusaha dengan ikhlas dan hasil akhirnya kita serahkan kepada Tuhan. Dengan demikian pikiran kita bisa selalu jernih dan mampu menerpa segala ujian yang di berikan-Nya.
Sekali lagi dari artikel yang saya berikan ini. Bukan berarti saya ingin menggurui. Tapi hanya untuk sekedar share dan berbagi.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Saya yakin 80% pertanyaan di atas hampir mirip dengan pertanyaan anda sekarang yang sedang mengalami ujian dan masalah kehidupan.
PEMBAHASAN DAN JAWABAN :
Inilah nasihat yang saya dapat dari guru di balik pertanyaan di atas."Bila Anda ada dalam kondisi yang sama dengan pertanyaan di atas, lalu saya bilang pada Anda bahwa saat ini, detik ini juga, ada orang yang berada dalam kondisi lebih darurat daripada Anda saat ini, jauh jauh lebih darurat, bahkan mengancam nyawa, apakah ini bisa membuat Anda merasa sedikit lebih baik? Apakah akan membuat Anda merasa sedikit lebih tenang bila tahu bahwa detik ini ada orang yang sedang meregang nyawa dan meraung memohon pertolongan kepada-NYA namun tetap saja dia kehilangan nyawa? Mungkin tidak ya??... Tapi mudah-mudahan ini membantu Anda menempatkan masalah Anda dalam perspektif yang positif, karena ini adalah fakta,Ini fakta bahwa di dunia ini kita tidak bisa menentukan seperti apa hidup kita jadinya. Kita hanya bisa menerima, menjalani dan mencoba berkompromi dengan penciptaan yang dilakukan Allah SWT, dengan cara menyuarakan apa yang kita minta. Tetapi, hasil akhirnya semata-mata adalah kehendak-NYA.
Untuk menginspirasi, sedikit saya cerita tentang sebuah kisah nyata yang menimpa seorang sahabat saya. Sekarang ini dia adalah termasuk orang yang cacat. Dimana kedua kakinya terpaksa di amputasi karena suatu kecelakaan. sedangkan sebelumnya, dia dalam kondisi normal.. Tapi dalam kondisi normal tersebut bermacam macam Masalah selalu datang atau mirip-mirip beruntun menerpa. Tetapi dia bertahan. Sepahit apapun masalah yang ia hadapi ia bertekad untuk bertahan. Tiada henti dia meminta pada Tuhan agar diberi jalan keluar untuk menyelesaikan masalahnya. Bertahun-tahun rupanya Tuhan telah mencoba memberi dia isyarat bahwa ia harus mengambil hikmah dari masalah yang di hadapinya..Sekarang saya ingin tanya!!, siapa yang mau hidup dengan kondisi cacat seperti itu?! tidak ada kan? Apalagi norma-norma dan harapan dalam diri kita seringkali mendiktekan apa yang seharusnya kita lakukan. Jadi terkadang ada kesalahan pola pikir. Dimana kita hidup memakai standard orang lain yang akibatnya kita melupakan keistimewaan dan kelebihan yang di berikan Allah SWT kepada kita. Ini mungkin isyarat dan hikmah agar kita bisa menjadi diri kita sendiri, kita tidak bisa hidup memakai standard orang lain, yang merupakan langkah mundur dan mengurangi rasa syukur kita terhadap Allah SWT. Padahal sebenarnya kalau kita percaya sepenuhnya pada Allah SWT, Allah SWT tahu yang lebih baik untuk kita. Ya,,, Allah SWT tahu pasti apa yang terbaik, karena itulah, kita tidak bisa memaksakan suatu bentuk jalan keluar dari semua permasalahan kita. Allah SWT sudah memberi isyarat bahwa kita harus tetap berusaha menjadi lebih baik, jadi walau dia minta atau berdoa
sampai copot tangan dan mulutnya agar dipertahankan dalam kondisi normal. ya tidak bisa. Karena itu bukan solusi terbaik. Walaupun menurut kita itu adalah yang terbaik. Sekali lagi, Allah SWT tahu yang terbaik. Sedangkan Kita tidak.Tapi wajar kita sebagai hambanya ngotot, karena ketidak tahuan ini.
Sahabat yang saya ceritakan tadi pun, sampai detik terakhir dari kecelakaan itu, ia masih belum ikhlas dengan jalan keluar yang diberikan Allah SWT. Tidak, dia tidak menginginkan solusi ini. Dia ingin anggota tubuhnya tetap utuh.Dia tidak tahu bahwa ternyata satu bulan setelah dia menjalani hidup cacat, dia mulai merasakan ketentraman hidup yang luar biasa, yang dahulu jarang bisa dia nikmati. Sebuah beban, masalah dan krisis yang dahulu sering datang menerpa diangkat Tuhan dengan dipisahkannya dia dari salah satu anggota tubuhnya. Dan sekarang setelah setahun dari cacatnya tersebut, ada begitu banyak hal baik yang terjadi padanya, yang mana hal tersebut tidak mungkin terjadi bila dia tidak mengalami pahitnya hidup dan harus terus berkutat dengan masalah yang itu-itu juga.
Poin saya dalam pembelajaran ini adalah, kita tidak tahu seminggu, sebulan, setahun, bahkan sedetik dari sekarang apa yang akan terjadi pada kita.Kita tidak tahu misteri masa depan itu. Jadi kita hanya bisa meminta, lalu menerima apapun yang diberikan Tuhan pada kita, dengan penuh keyakinan bahwa itu adalah solusi terbaik. Dalam kasus hutang seperti yang saya alami di atas, ada hikmah yang saya dapat, sepertinya jelas kalau punya hutang maka solusinya adalah dengan membayarnya. Tapi Saya bilang sepertinya, karena itu cuma salah satu solusi kecil dari sekian banyak alternatif yang mungkin bisa kita lakukan. Dan Allah SWT tahu yang terbaik. Mungkin saja Allah SWT tidak menghendaki saya bisa membayar hutangnya tepat waktu. karena mungkin Allah SWT sedang ingin mengajarkan saya sesuatu? Mungkin ada pelajaran berharga dari fakta tersebut dalam menghadapi saat genting seperti ini? Mungkin di masa depan, saya akan diberi rejeki luar biasa dan berubah menjadi pihak yang bisa memberi hutang. Sehingga saya perlu tahu perasaan mereka yang berhutang dan tidak sanggup membayarnya tepat waktu? Mungkin kan? Atau mungkin saya sedang dipaksa belajar bagaimana bernegosiasi dengan pihak penghutang? Dan atau atau yang lain. Ada begitu banyak kemungkinan lain yang tidak terbatas jumlahnya dari peristiwa ini.Yang jelas, solusi yang diberikan Allah SWT mungkin tidak sama dengan yang kita harapkan. Tapi bukan berarti itu bukan solusi. Kita hanya harus mampu membaca petunjuk-Nya.
Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi inspirasi buat anda yang mengalami kesulitan hidup. Tapi, bukan berarti saya mengajarkan anda untuk bermalas malasan dan tidak membayar hutang itu. Anda harus tetap berusaha dengan ikhlas dan hasil akhirnya kita serahkan kepada Tuhan. Dengan demikian pikiran kita bisa selalu jernih dan mampu menerpa segala ujian yang di berikan-Nya.
Sekali lagi dari artikel yang saya berikan ini. Bukan berarti saya ingin menggurui. Tapi hanya untuk sekedar share dan berbagi.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Kekuatan Mimpi = Kenyataan Hidup
"Masa depan adalah milik siapa saja yang percaya pada keindahan mimpi mereka"
Dear Saudaraku semua, Artikel ini sebagian bukan lah Hasil dari karya saya. Tapi karya sahabat saya, dimana berhubung artikelnya sangat menarik, maka dari itu saya post disini dengan harapan bisa bermanfaat untuk pembaca semua. Perlu di ketahui Mimpi bukanlah milik orang-orang besar saja atau orang-orang yang Anda anggap sudah ditakdirkan sukses. Mimpi bisa diraih siapa saja. Dimulai dari terwujudnya sebuah mimpi kecil. Anda pun menjadi percaya, mimpi besar pun dapat Anda raih. Semuanya dimulai dari keberanian bermimpi dan mempercayai mimpi.
Seperti seorang teman saya, Ia sebenarnya karyawan biasa yang sudah lama memimpikan pergi ke Italy, karena ia adalah fans tim sepak bola Italy dan makanan Italy. Jika dihitung secara matematis, gajinya tidak mencukupi untuk membayar tiket pesawat dan akomodasi. Tabungannya juga tidak akan cukup sebagai jaminan untuk keluarnya visa dari kedutaan Italy.
Tapi inilah kekuatan mimpi. Siapa sangka, seorang kenalannya tahun lalu mengajak ia menjadi seorang pembimbing summer camp anak-anak Indonesia di musim liburan ini. Negaranya boleh ia pilih sendiri. Dan tentu saja, Negara pilihan pertamanya adalah Italy. Setelah melalui proses wawancara dan menunggu selama 1 tahun karena penuhnya posisi tersebut, ia pun diterima sebagai pembimbing. Ia pun terbang dan tinggal selama 1 bulan di Italy, tanpa perlu mengeluarkan biaya, malah mendapatkan uang saku!
Saudaraku semuanya, percayalah pada kekuatan mimpi. Kalau mimpi Anda saat ini belum terwujud, jangan menyerah! Segila apapun itu, tetaplah percaya, mimpi Anda pasti akan menjadi kenyataan, cepat atau lambat! Jangan biarkan mimpi anda hancur dan terkikis oleh realita yang sedang anda hadapi.
Terkadang jika kita menceritakan mimpi kepada orang orang yang tidak tepat, justru itu bisa menghancurkan mimpi kita sendiri. Kebaikan dan pesan dari orang orang di sekitar kita yang bilang "Janganlah bermimpi Terlalu tinggi", jika tidak kesampaian bisa sangat menyakitkan. "Disinilah keyakinan anda sedang di uji. Anda harus bisa membedakan antara impian dan khayalan. Dimana mimpi adalah sumber kekuatan yang terfokus kepada segala tujuan yang di aplikasikan gerakan tubuh sebagai bentuk usaha untuk mewujudkannya. Maka dari itu. Bermimpilah setinggi-tingginya dan berusahalah untuk mewujudkannya. Yakinlah semua itu bisa menjadi kenyataan.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Dear Saudaraku semua, Artikel ini sebagian bukan lah Hasil dari karya saya. Tapi karya sahabat saya, dimana berhubung artikelnya sangat menarik, maka dari itu saya post disini dengan harapan bisa bermanfaat untuk pembaca semua. Perlu di ketahui Mimpi bukanlah milik orang-orang besar saja atau orang-orang yang Anda anggap sudah ditakdirkan sukses. Mimpi bisa diraih siapa saja. Dimulai dari terwujudnya sebuah mimpi kecil. Anda pun menjadi percaya, mimpi besar pun dapat Anda raih. Semuanya dimulai dari keberanian bermimpi dan mempercayai mimpi.
Seperti seorang teman saya, Ia sebenarnya karyawan biasa yang sudah lama memimpikan pergi ke Italy, karena ia adalah fans tim sepak bola Italy dan makanan Italy. Jika dihitung secara matematis, gajinya tidak mencukupi untuk membayar tiket pesawat dan akomodasi. Tabungannya juga tidak akan cukup sebagai jaminan untuk keluarnya visa dari kedutaan Italy.
Tapi inilah kekuatan mimpi. Siapa sangka, seorang kenalannya tahun lalu mengajak ia menjadi seorang pembimbing summer camp anak-anak Indonesia di musim liburan ini. Negaranya boleh ia pilih sendiri. Dan tentu saja, Negara pilihan pertamanya adalah Italy. Setelah melalui proses wawancara dan menunggu selama 1 tahun karena penuhnya posisi tersebut, ia pun diterima sebagai pembimbing. Ia pun terbang dan tinggal selama 1 bulan di Italy, tanpa perlu mengeluarkan biaya, malah mendapatkan uang saku!
Saudaraku semuanya, percayalah pada kekuatan mimpi. Kalau mimpi Anda saat ini belum terwujud, jangan menyerah! Segila apapun itu, tetaplah percaya, mimpi Anda pasti akan menjadi kenyataan, cepat atau lambat! Jangan biarkan mimpi anda hancur dan terkikis oleh realita yang sedang anda hadapi.
Terkadang jika kita menceritakan mimpi kepada orang orang yang tidak tepat, justru itu bisa menghancurkan mimpi kita sendiri. Kebaikan dan pesan dari orang orang di sekitar kita yang bilang "Janganlah bermimpi Terlalu tinggi", jika tidak kesampaian bisa sangat menyakitkan. "Disinilah keyakinan anda sedang di uji. Anda harus bisa membedakan antara impian dan khayalan. Dimana mimpi adalah sumber kekuatan yang terfokus kepada segala tujuan yang di aplikasikan gerakan tubuh sebagai bentuk usaha untuk mewujudkannya. Maka dari itu. Bermimpilah setinggi-tingginya dan berusahalah untuk mewujudkannya. Yakinlah semua itu bisa menjadi kenyataan.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Renungan dalam Menyikapi Kehidupan
Tidak sedikit orang yang sedang merasa sedih hari ini, yakin sekali bawa dia akan berbahagia jika dia punya banyak uang. Padahal, dia sendiri sering berkata bahwa orang kaya atau banyak uang itu belum tentu berbahagia.
Dia tidak sadar, bahwa dia merasa kekurangan karena tidak menghargai kesehatan yang dimilikinya, lalu menelantarkannya, dia tidak mensyukuri keluarga yang mencintainya - lalu diajaknya bertengkar tentang hal-hal yang sepele, dan dia menganggap orang lain tak membayarnya dengan cukup - lalu menuntut bayaran tinggi tanpa bersedia meningkatkan kontribusi.
Kita tidak akan pernah berbahagia jika kita mensyaratkan kelebihan yang tidak kita miliki, dan menganggap diri rendah karena tidak mensyukuri nikmat Tuhan yang sudah ada pada kehidupan kita.
Bersyukurlah, agar terasa semua nikmat yang ada, yang kemudian menjadi syarat dan modal untuk naik ke kehidupan yang lebih baik.
Janganlah seperti mereka yang mengeluhkan tidak adanya orang yang bersedia meminjaminya modal uang, padahal dulu modal itu sudah ada tapi diboroskannya untuk hal-hal yang tidak penting.
Siapakah yang akan meminjamkan banyak uang kepada orang yang tidak mampu mengurus uang yang sedikit? Siapakah yang akan mempercayakan banyak uang kepada orang yang tidak amanah menggunakan uang yang pernah dimilikinya?
Bersyukurlah, agar Tuhan menambahkan nikmat dan kekayaan hatimu, yang akan tumbuh menjadi kekayaan dunia yang akan semakin memperkaya jiwamu bagi keindahan kehidupan akhiratmu.
Segala sesuatu yang disikapi dengan kesyukuran akan menjadi kekayaan.
Sesungguhnya kekayaan itu sudah lama ada, hanya saja tidak terasa sebagai kekayaan karena hati kita yang kurang bersyukur.
Bersyukurlah, dan berbahagialah. Pasrahkan semua kepada Allah SWT. Insya Allah kita di berikan kemudahan dalam menggapai kebahagiaan.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Dia tidak sadar, bahwa dia merasa kekurangan karena tidak menghargai kesehatan yang dimilikinya, lalu menelantarkannya, dia tidak mensyukuri keluarga yang mencintainya - lalu diajaknya bertengkar tentang hal-hal yang sepele, dan dia menganggap orang lain tak membayarnya dengan cukup - lalu menuntut bayaran tinggi tanpa bersedia meningkatkan kontribusi.
Kita tidak akan pernah berbahagia jika kita mensyaratkan kelebihan yang tidak kita miliki, dan menganggap diri rendah karena tidak mensyukuri nikmat Tuhan yang sudah ada pada kehidupan kita.
Bersyukurlah, agar terasa semua nikmat yang ada, yang kemudian menjadi syarat dan modal untuk naik ke kehidupan yang lebih baik.
Janganlah seperti mereka yang mengeluhkan tidak adanya orang yang bersedia meminjaminya modal uang, padahal dulu modal itu sudah ada tapi diboroskannya untuk hal-hal yang tidak penting.
Siapakah yang akan meminjamkan banyak uang kepada orang yang tidak mampu mengurus uang yang sedikit? Siapakah yang akan mempercayakan banyak uang kepada orang yang tidak amanah menggunakan uang yang pernah dimilikinya?
Bersyukurlah, agar Tuhan menambahkan nikmat dan kekayaan hatimu, yang akan tumbuh menjadi kekayaan dunia yang akan semakin memperkaya jiwamu bagi keindahan kehidupan akhiratmu.
Segala sesuatu yang disikapi dengan kesyukuran akan menjadi kekayaan.
Sesungguhnya kekayaan itu sudah lama ada, hanya saja tidak terasa sebagai kekayaan karena hati kita yang kurang bersyukur.
Bersyukurlah, dan berbahagialah. Pasrahkan semua kepada Allah SWT. Insya Allah kita di berikan kemudahan dalam menggapai kebahagiaan.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Mengundang Kemudahan Hidup dengan IKHLAS
Jika Ikhlas Sudah Menjadi kebiasaan, jangan heran kalu hidup menjadi penuh kedamaian dan kasih sayang, juga kemudahan dan berbagai kejaiban.
Dengan tersenyum, seorang pria yang tinggal di sebuah kompleks perumahan di Jakarta merelakan dan mengikhlaskan perasaanya begitu mendengar kabar sebuah mobilnya telah hilang dicuri. Dampaknya, ia justru mendapatkan ganti dua buah mobil dan semuanya baru!
Dengan keikhlasan pemiliknya, sebuah rumah di Depok, Jawa Barat, yang disatroni kelompok pencuri selamat dari aksi penjarahan. Para pencuri tidak mengambil satupun barang yang ada di dalam rumah meski mereka sudah melihat bahkan memegangnya!
Seorang karyawati putus asa karena mendapatkan dua kali surat peringatan akibat target penjualan perusahaannya di Bekasi, Jawa Barat, sebesar Rp 1,5 milyar tidak pernah terkejar. Setelah ia ikhlaskan hatinya, keajaiban pun datang. Hingga setahun kemudian, ia berhasil memberi pemasukan ke perusahaan sebesar Rp. 80 milyar. Ia tak jadi dipecat dan justru dihadiahi berbagai bonus, seperti sebuah rumah, dua kali berangkat umrah, dan melanjutkan sekolah ke S2!
Ketiga kisah tersebut tidaklah mengada-ada. Semuanya merupakan kisah nyata yang dialami orang-orang yang telah menerapkan 'ilmu' ikhlas dalam kehidupannya, ilmu yang sesungguhnya sudah diajarkan secara turun temurun oleh nenek moyang kita. Tentu kita tidak asing dengan saran seorang teman atau saudara ketika kita tertimpa masalah dengan melontarkan kalimat, "Sudahlah, ikhlaskan saja …. "
Kalau mau digali, sebenarnya kalimat itu bermakna sangat dalam. "Ketika masalah mendatangi kita dan kita bersedia mengikhlaskan perasaan kita terhadap masalah tersebut, maka Tuhan akan memberikan solusi untuk kita, Dan kalau Tuhan memberikan solusi, maka solusinya bisa datang secara tidak terduga, atau dengan kata Iain, ajaib.
Inilah yang terjadi dalam ketiga contoh kasus di awal tulisan ini.
Jalan keluar atau kemudahan tersebut memang sudah dijaminkan oleh Tuhan yang Dia tuangkan di sebuah surat dalam Alquran yang kira-kira berbunyi, "Barang siapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (QS. 65:2-4)
Ikhlas sendiri, memiliki arti keterampilan menyerahkan segala urusan kehidupan kepada Tuhan berlandaskan keyakinan dan kepasrahan atas kekuatan-Nya. Seperti saat kita mau menumpang pesawat terbang. karena kita yakin bahwa sang pilot (yang tidak pernah kita lihat) akan mengantarkan kita selamat sampai ke tujuan.
Sayang, di zaman yang serba cepat dan penuh kompetisi ini, keterampilan tersebut sudah terpinggirkan. Akibatnya, selain semakin banyaknya manusia stres, krisis demi krisis terus terjadi.
Keajaiban ikhlas itu ilmiah, untuk itu kita harus bisa terampil mengakses zona ikhlas dengan sengaja.
dikutip dari : Readers Digest Indonesia.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC
Dengan tersenyum, seorang pria yang tinggal di sebuah kompleks perumahan di Jakarta merelakan dan mengikhlaskan perasaanya begitu mendengar kabar sebuah mobilnya telah hilang dicuri. Dampaknya, ia justru mendapatkan ganti dua buah mobil dan semuanya baru!
Dengan keikhlasan pemiliknya, sebuah rumah di Depok, Jawa Barat, yang disatroni kelompok pencuri selamat dari aksi penjarahan. Para pencuri tidak mengambil satupun barang yang ada di dalam rumah meski mereka sudah melihat bahkan memegangnya!
Seorang karyawati putus asa karena mendapatkan dua kali surat peringatan akibat target penjualan perusahaannya di Bekasi, Jawa Barat, sebesar Rp 1,5 milyar tidak pernah terkejar. Setelah ia ikhlaskan hatinya, keajaiban pun datang. Hingga setahun kemudian, ia berhasil memberi pemasukan ke perusahaan sebesar Rp. 80 milyar. Ia tak jadi dipecat dan justru dihadiahi berbagai bonus, seperti sebuah rumah, dua kali berangkat umrah, dan melanjutkan sekolah ke S2!
Ketiga kisah tersebut tidaklah mengada-ada. Semuanya merupakan kisah nyata yang dialami orang-orang yang telah menerapkan 'ilmu' ikhlas dalam kehidupannya, ilmu yang sesungguhnya sudah diajarkan secara turun temurun oleh nenek moyang kita. Tentu kita tidak asing dengan saran seorang teman atau saudara ketika kita tertimpa masalah dengan melontarkan kalimat, "Sudahlah, ikhlaskan saja …. "
Kalau mau digali, sebenarnya kalimat itu bermakna sangat dalam. "Ketika masalah mendatangi kita dan kita bersedia mengikhlaskan perasaan kita terhadap masalah tersebut, maka Tuhan akan memberikan solusi untuk kita, Dan kalau Tuhan memberikan solusi, maka solusinya bisa datang secara tidak terduga, atau dengan kata Iain, ajaib.
Inilah yang terjadi dalam ketiga contoh kasus di awal tulisan ini.
Jalan keluar atau kemudahan tersebut memang sudah dijaminkan oleh Tuhan yang Dia tuangkan di sebuah surat dalam Alquran yang kira-kira berbunyi, "Barang siapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (QS. 65:2-4)
Ikhlas sendiri, memiliki arti keterampilan menyerahkan segala urusan kehidupan kepada Tuhan berlandaskan keyakinan dan kepasrahan atas kekuatan-Nya. Seperti saat kita mau menumpang pesawat terbang. karena kita yakin bahwa sang pilot (yang tidak pernah kita lihat) akan mengantarkan kita selamat sampai ke tujuan.
Sayang, di zaman yang serba cepat dan penuh kompetisi ini, keterampilan tersebut sudah terpinggirkan. Akibatnya, selain semakin banyaknya manusia stres, krisis demi krisis terus terjadi.
Keajaiban ikhlas itu ilmiah, untuk itu kita harus bisa terampil mengakses zona ikhlas dengan sengaja.
dikutip dari : Readers Digest Indonesia.
Best Regards
From : Mr.Akhmad.IMC





